
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan kunjungan kerja strategis ke Malaysia. (Istimewa)
JawaPos.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan kerusuhan di Desa Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, menjadi bahan evaluasi serius bagi jajarannya. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam melawan penyalahgunaan narkoba.
Sebagai langkah konkret, Irjen Herry secara resmi mengukuhkan 23 duta antinarkoba serta mendeklarasikan Kampung Tangguh Antinarkoba. Program ini diharapkan menjadi upaya preventif berbasis masyarakat.
“Peristiwa di Panipahan beberapa waktu lalu harus kita maknai sebagai wake-up call bagi kita semua. Ini bukan hanya tugas Polri, tetapi juga BNN, Bea Cukai, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Kita tidak boleh hanya fokus pada penindakan, tetapi juga harus mendorong perubahan sosial,” kata Irjen Pol Herry Heryawan, Kamis (16/4).
Ia mengungkapkan, sepanjang 2025 hingga April 2026, Polda Riau telah menangani 3.287 kasus narkoba dengan 4.719 tersangka. Dari penindakan tersebut, diperkirakan sekitar 5,3 juta jiwa berhasil diselamatkan.
“Namun kita harus jujur, Indonesia saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat transit, tetapi sudah menjadi pasar. Karena itu, penguatan di level masyarakat menjadi kunci,” tambahnya.
Herry juga menyoroti kondisi sosial di Panipahan yang membutuhkan perhatian serius. Banyak keluarga terdampak langsung oleh narkoba, termasuk para istri nelayan yang mengeluhkan suaminya terjerat kasus narkotika.
"Saya berterima kasih kepada ibu-ibu di Panipahan yang berani bersuara. Ini menunjukkan ada persoalan sosial yang harus kita jawab bersama. Jangan sampai generasi kita rusak karena narkoba," ucapnya.
Sebagai tindak lanjut, Polda Riau melakukan evaluasi internal. Sebanyak 28 personel diperiksa, dengan 16 di antaranya langsung diganti melalui rotasi jabatan. "Saya tidak ingin ada oknum yang bermain dengan pelaku narkoba. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar," tegasnya.
Selain penegakan hukum, Polda Riau juga mendorong pendekatan sosial dan ekonomi. Salah satunya melalui pemberian bantuan mesin ketinting kepada masyarakat guna membuka peluang mata pencaharian yang lebih produktif dan legal.
"Kita harus mengubah struktur ekonomi masyarakat. Ketika ekonomi bergerak dan UMKM tumbuh, maka ruang bagi narkoba akan semakin sempit," jelasnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
