
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melakukan kunjungan kerja strategis ke Malaysia. (Istimewa)
JawaPos.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengambil langkah tegas dalam merespons situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir.
Setelah sebelumnya mencopot Kapolsek Panipahan dan Kanit Reskrim sebagai bentuk tanggung jawab komando atas aksi kericuhan yang terjadi, Polda Riau kini melakukan evaluasi lanjutan yang berujung pada rotasi besar di tingkat personel.
“Berdasarkan hasil evaluasi dari Itwasda, Propam, serta melalui proses Wanjak yang panjang, kami melakukan penilaian secara komprehensif terhadap kinerja personel di Polsek Panipahan. Dari hasil tersebut, diputuskan akan dilakukan rotasi besar yang menyasar para kanit dan anggota yang bertugas di sana,” kata Irjen Pol Herry Heryawan, Selasa (14/4).
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi sekaligus upaya korektif untuk memastikan pelayanan kepolisian berjalan optimal dan responsif terhadap kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, mampu menjaga stabilitas kamtibmas, serta menjawab dinamika yang berkembang,” ucapnya.
Herry juga menegaskan, keputusan ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat Panipahan yang belakangan menunjukkan keresahan terhadap situasi keamanan.
“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Kegelisahan warga menjadi perhatian serius bagi kami. Setiap langkah yang diambil tidak hanya berbasis evaluasi internal, tetapi juga sebagai tanggung jawab moral untuk menghadirkan rasa aman,” tegasnya.
Dalam konteks lebih luas, pembenahan di Panipahan turut diiringi langkah strategis dalam pemberantasan narkoba, yang dinilai sebagai salah satu akar persoalan di wilayah tersebut.
Polda Riau telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Narkoba sebagai wujud komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika.
“Penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara biasa. Satgas ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja internal, sehingga tidak ada ruang bagi penyimpangan,” jelasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
