Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2026 | 03.57 WIB

Dulu Bawa Sajam, Kini Julio Siswa SRD Surakarta Berubah Total

Julio, siswa Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta. (Istimewa) - Image

Julio, siswa Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta. (Istimewa)

JawaPos.com - Nasib malang sebagai anak yatim tidak memadamkan semangat Julio untuk menata ulang hidupnya. Berkat doa tulus sang nenek dan kehadiran Sekolah Rakyat, bocah asal Surakarta ini kini punya kesempatan kedua untuk mengejar cita-citanya.

Julio dan neneknya, Welas, 74, selama ini bertahan hidup di sebuah rumah sederhana di Kampung Kedung Tungkul, Surakarta, Jawa Tengah. Demi menyambung hidup dan membiayai sang cucu, Welas rela berjualan sayur keliling setiap hari.

Perjalanan Julio tidaklah mudah. Kehilangan sosok ayah sejak usia satu tahun membuatnya tumbuh dalam keterbatasan. Tanpa pendampingan yang cukup, Julio sempat terjerumus ke pergaulan negatif.

Hari-harinya dulu akrab dengan kenakalan remaja, mulai dari aksi lempar batu hingga membawa senjata tajam. Puncaknya, ia terpaksa putus sekolah saat masih duduk di bangku kelas 3 SD. Kondisi ini sempat menjadi beban batin yang luar biasa bagi sang nenek.

Titik terang muncul saat Julio diterima di Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta. Ini merupakan program pendidikan berasrama gratis yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto khusus untuk anak-anak dari keluarga rentan dan miskin.

Di bawah naungan Kementerian Sosial, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar calistung (baca, tulis, hitung), melainkan ruang aman untuk memulihkan karakter anak. Kini, Julio menjadi pribadi yang lebih disiplin dan tenang.

Perubahan paling nyata dirasakan langsung oleh Welas. Cucu yang dulunya sulit diatur, kini kembali menunjukkan kasih sayangnya. Kehidupan asrama ternyata berhasil melunakkan hati Julio.

"Sekarang dia lebih dekat. Bisa merangkul, menciumi saya. Katanya senang di sekolah," tutur Welas.

Kehadiran sekolah berasrama ini juga meringankan beban ekonomi Welas. Kebutuhan dasar Julio kini ditanggung oleh negara, sehingga Welas tidak lagi terbebani permintaan uang jajan harian yang dulu kerap memberatkannya.

Titipan Harapan di Masa Tua

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore