Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 April 2026 | 18.20 WIB

223 Site Terdampak, Kini 100 Persen Jaringan Telekomunikasi Sulut Sudah Pulih

Prajurit TNI terlibat dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Sulut pada Kamis (4/2). (TNI) - Image

Prajurit TNI terlibat dalam penanganan pascabencana gempa bumi di Sulut pada Kamis (4/2). (TNI)

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara tetap terjaga dan pulih dengan cepat pascagempa bermagnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (2/4) pukul 05.48 WIB.

Dari total 2.236 site di wilayah terdampak, 223 site atau sekitar 9,97 persen sempat mengalami gangguan. Kini, semuanya telah kembali beroperasi normal berdasarkan pemantauan terakhir pada Jumat (3/4), pukul 05.17 WIB.

Adapun proses pemulihan berlangsung cepat sehingga sebagian besar layanan kembali normal hanya dalam beberapa jam.

Sejak awal kejadian, pemerintah segera mengaktifkan Crisis Management Team di Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) dengan melibatkan seluruh unsur teknis serta operator guna memastikan layanan tetap berjalan dan mempercepat proses pemulihan.

Sementara itu, pada Kamis (2/4) sore, sebanyak 219 site telah kembali aktif. Masih terdapat empat site yang dalam tahap pemulihan, masing-masing dua di Kota Bitung, satu di Kabupaten Minahasa, dan satu di Kabupaten Minahasa Selatan.

Gangguan jaringan utamanya disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik. Untuk menjaga layanan tetap berjalan, operator memanfaatkan genset sambil menunggu pemulihan aliran listrik dari PLN.

Dari sisi operator, proses pemulihan juga berjalan cepat, dengan Telkomsel menyisakan dua site terdampak, sementara XLSmart dan Indosat masing-masing masih memiliki satu site yang belum pulih.

Selain menjaga konektivitas, sistem peringatan dini turut berfungsi dengan baik. Early Warning System kebencanaan berhasil mengirimkan notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, termasuk Kota Bitung, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Ternate.

Dalam pengawasan frekuensi, dua stasiun monitoring transportabel di Bitung dan Minahasa dilaporkan dalam kondisi baik dan tetap beroperasi. Sebagian besar unit monitoring juga tidak mengalami kendala. Namun, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Manado mengalami penurunan kualitas layanan dan masih dalam pemantauan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore