
Bupati Lebak Moch. Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah. (@protokollebak)
JawaPos.com–Suasana halalbihalal di Pendopo Bupati Lebak pada Senin (30/3) yang seharusnya penuh kehangatan mendadak tegang. Bupati Lebak Moch. Hasbi Jayabaya terlibat adu mulut dengan Wakil Bupati Amir Hamzah di hadapan para tamu undangan.
Ketegangan ini bermula saat Hasbi menyoroti manuver kebijakan wakilnya yang dianggap menabrak aturan birokrasi. Hasbi secara terbuka mengingatkan bahwa tugas seorang wakil bupati sudah sangat jelas diatur dalam regulasi negara. Dia menyoroti aksi Amir Hamzah yang kerap memanggil kepala dinas ke kediaman pribadi.
”Wakil Bupati itu dalam Undang-Undang ASN Pasal 66 sudah jelas tugasnya. Tidak boleh memanggil kepala dinas ke rumahnya,” ujar Hasbi di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3).
Menurut Hasbi, kewenangan wakil bupati bersifat terbatas dan hanya berlaku dalam kondisi tertentu. ”Di Pasal 66 dijelaskan, kewenangan itu ada jika didelegasikan atau bupati berhalangan. Kita ini negara hukum,” tegas dia.
Situasi mencapai titik didih saat Hasbi melontarkan pernyataan dalam bahasa Sunda yang menyinggung masa lalu Amir Hamzah. Hasbi menyebut Amir seharusnya bersyukur bisa menjabat meski pernah tersandung kasus hukum.
”Uyuhan bae mantan narapidana geus jadi wakil bupati, bersyukur,” tambah Hasbi.
Mendengar ucapan tersebut, Amir Hamzah langsung berdiri dari kursi, memicu suasana yang makin mencekam. Sejumlah pejabat yang hadir harus turun tangan meredam situasi agar keributan tidak semakin meluas.
Setelah acara selesai, Hasbi segera mengklarifikasi bahwa ucapannya tidak bermaksud menyerang secara personal. Dia berdalih hal itu hanyalah gaya bicaranya yang bernada tinggi.
”Jangan salah, itu memang intonasi saya seperti itu. Pak Amir Hamzah juga pernah mendapat penghargaan,” kata Hasbi usai acara.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
