
Ilustrasi antrean di gerbang tol CIkatama. (Istimewa)
JawaPos.com - Puncak arus balik Lebaran 1447 H/2026 M masih terasa hingga hari terakhir libur panjang. Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan menuju arah Jabodetabek dan Jawa Barat pada Minggu (29/3).
Tercatat, lebih dari 192.483 kendaraan telah kembali ke Jakarta dan sekitarnya. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 14,32% dibandingkan dengan volume lalu lintas transaksi normal yang biasanya berada di angka 168.374 kendaraan.
Kenaikan volume kendaraan ini tersebar di empat gerbang tol (GT) utama. Menariknya, kenaikan paling drastis terjadi di GT Cikunir 6 yang melonjak hampir 48%. Berikut rincian datanya:
- GT Halim: 69.854 kendaraan (Naik 14,86%).
- GT Cikunir 6: 17.925 kendaraan (Naik 47,99%).
- GT Cikupa: 57.621 kendaraan (Naik 18,88%).
- GT Ciawi 2: 47.083 kendaraan (Naik tipis 0,23%).
Tidak hanya menuju Jakarta, pergerakan kendaraan di wilayah Jawa Barat, khususnya dari arah Bandung dan Rancaekek, juga terpantau padat. Sebanyak 72.583 kendaraan dilaporkan meninggalkan Bandung menuju Jakarta melalui jalur tol.
Di sisi lain, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Bandung pun masih cukup tinggi. Tercatat ada 69.795 kendaraan yang melintas melalui gerbang tol di wilayah ini, meningkat sekitar 5,67% dari hari biasa.
Khusus di GT Cileunyi, lonjakan arus menuju Jakarta maupun sebaliknya naik cukup tajam hingga 23,67%, menunjukkan tingginya aktivitas silaturahmi dan wisata di akhir masa libur.
Widiyatmiko Nursejati, Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad, memberikan apresiasinya kepada masyarakat yang telah berkendara dengan tertib sehingga menciptakan suasana aman dan lancar di ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi.
"Selama periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H/2026 M, mulai tanggal 11 s.d. 29 Maret 2026, tercatat jumlah kecelakaan di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi mengalami penurunan sebesar 33,33% atau sebanyak 4 kasus dibandingkan kasus kecelakaan pada periode Lebaran sebelumnya yaitu sebanyak 6 kasus," ujar Widiyatmiko, Senin (30/3).
Bagi Anda yang masih dalam perjalanan, pastikan untuk memantau informasi lalu lintas terkini melalui kanal resmi Jasa Marga di One Call Center 133 atau aplikasi Travoy agar perjalanan tetap nyaman.
