
Aktivitas warga yang mengais rejeki menjadi ojek dadakan di Perempatan Tugu Kaliakah, Kecamatan Negara, Minggu (15/3/2026). (I Gde Riantory Warmadewa/Jembrana Express)
JawaPos.com - Teriknya matahari siang menyengat jalur nasional Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di kawasan Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali.
Di sepanjang jalan, antrean kendaraan terlihat memanjang tanpa henti. Truk, bus, hingga mobil pribadi terjebak dalam kemacetan yang nyaris tak bergerak. Mesin kendaraan tetap menyala, namun laju perjalanan praktis berhenti. Kemacetan menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan dilaporkan mencapai sekitar 35 kilometer.
Meski situasi tersebut membuat para pemudik kelelahan, kondisi berbeda justru dirasakan sebagian warga setempat. Antrean panjang kendaraan itu membuka peluang bagi masyarakat sekitar untuk meraup penghasilan tambahan.
Di sepanjang bahu jalan Desa Kaliakah, sejumlah warga terlihat berdiri menawarkan berbagai dagangan sederhana. Ada yang membawa termos berisi kopi, ada pula yang menjajakan nasi bungkus, air mineral, hingga camilan ringan.
Berdasarkan pantauan Jembrana Express (Jawa Pos Group) di lokasi pada Minggu (15/3), makanan seperti nasi jinggo, kopi hangat, air mineral, dan aneka camilan laris dibeli sopir truk maupun pemudik yang sudah berjam-jam menunggu di antrean menuju pelabuhan.
Salah satu pedagang dadakan yang terlihat sibuk adalah Wayan Netri (48). Ia tampak menuangkan kopi dari termos ke gelas plastik untuk para pembeli yang berhenti di pinggir jalan.
Sejak pagi, Netri memilih berjualan setelah melihat kemacetan panjang yang tidak biasa sampai menjalar ke wilayah desanya. Menurutnya, melihat banyak sopir truk terjebak antrean membuatnya merasa iba.
“Tumben macetnya sampai ke Desa Kaliakah ini. Kasihan lihat para sopir truk yang harus menunggu lama, jadi kami tawarkan kopi dan makanan untuk pemudik,” ujarnya.
Netri menuturkan, aktivitas berjualan ini bukan semata untuk mencari keuntungan, tetapi juga sebagai bentuk membantu para pemudik yang kelelahan selama perjalanan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
