
Petugas BPBD Jatim melakukan pengecekan alat deteksi dini atau Early Warning System untuk meminimalisir dampak cuaca ekstrem. (Humas BPBD Jatim)
JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur terus berupaya untuk meminimalisir dampak cuaca ekstrem, yang melanda sejumlah daerah di daerah tersebut.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah rutin mengecek kondisi alat deteksi dini atau Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur, baik EWS Banjir, EWS Tsunami, dan EWS longsor.
Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto meminta dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kewaspadaannya. Terutama di daerah kawasan rawan bencana banjir, longsor maupun tsunami.
"Selain masyarakat yang harus meningkatkan kewaspadaannya, peralatan deteksi dini atau EWS juga kami chek kondisinya, serta personel BPBD juga kami tingkatkan kesiagaannya," ucap Gatot, Jumat (6/3).
Secara keseluruhan, BPBD Jawa Timur berencana mengecek 71 EWS yang tersebar di beberapa titik, dengan rincian EWS banjir di 27 titik, EWS longsor di 27 titik, dan EWS sirine tsunami di 17 titik.
"Dalam sepekan ini, kegiatan pengecekan EWS dimulai dari Kabupaten Banyuwangi, tepatnya EWS sirine tsunami di Pantai Rajegwesi, Desa Sarongan Kecamatan Pesanggaran pada Senin (2/3)," imbuhnya.
Kegiatan berlanjut ke Kabupaten Jember, Lumajang, Malang, Blitar, Tulungagung, Trenggalek hingga ke Pacitan. Gatot menegaskan bahwa pengecekan ini agar alarm deteksi dini tetap berjalan optimal.
"Sebetulnya, perkembangan EWS di Jatim ini bisa kami pantau lewat dashboard di kantor. Namun, pengecekan langsung ke lapangan juga perlu dilakukan, agar kami bisa mengetahui kondisi riil EWS di lokasi," terang Gatot.
Selama cuaca ekstrem, masyarakat, relawan, dan personel BPBD di kabupaten/kota diharapkan dapat terus bersinergi meningkatkan kesiapsiagaan, sehingga potensi risiko bencana di Jatim dapat diminimalkan. (*)

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
