
Tabrakan antara KA Blambangan Ekspres dengan truk bermuatan tepung di Probolinggo mengakibatkan dua KA di Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan, Jumat (6/3). (Humas KAI Daop 9 Jember)
JawaPos.com - Kecelakaan lalu lintas antara KA 147 Blambangan Ekspres dan truk gandeng bermuatan tepung di Kabupaten Probolinggo, Jumat dini hari (6/3), menyebabkan masinis dan asisten masinis mengalami luka berat.
Insiden ini tepatnya terjadi di perlintasan sebidang JPL 13, KM 109 + 860 petak jalan antara Stasiun Probolinggo - Stasiun Leces, Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo pada pukul 00.40 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Ipda Aditya Wikrama menjelaskan bahwa saat kejadian, KA 147 Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen - Ketapang (Banyuwangi) sedang melintas dari arah utara menuju selatan.
Mulanya, truk bermuatan tepung tersebut melewati perlintasan kereta api seperti biasa. Nahas pada waktu bersamaan, KA Blambangan Ekspres melintas dan menabrak bagian belakang atau bak truk.
“Diduga petugas penjaga palang pintu, warga Desa Jorongan, Leces, tidak menutup palang pintu saat kereta melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” ucap Ipda Aditya, dikutip dari Radar Bromo Jawa Pos Group, Jumat (6/3).
Benturan yang keras membuat truk gandeng dengan nomor polisi P 8793 UG ini ringsek hingga terbalik dan muatan tepungnya berserakan di lokasi kejadian. Lokomotif KA Blambangan juga ringsek pada bagian depan.
Ipda Aditya memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun masinis KA Blambangan Express, Bambang Sutikno dan asisten masinis, Sony Pradana mengalami luka berat.
Sementara sopir truk gandeng bernama Ali Lugi Amir, 30 tahun, warga Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, dan kernetnya, Deny Bagus Prasetyo, 33 tahun, warga Denpasar, Bali, dievakuasi dalam keadaan selamat.
"Dua awak kereta harus menjalani perawatan medis," imbuhnya. Masinis dan asisten masinis KA Blambangan Express kini mendapat perawatan medis di RSUD dr Mochammad Saleh Kota Probolinggo.
