
Prose pemulihan jalan nasional Padang Bukittinggi, Sumbar, pada Selasa (16/12). Jalur yang sempat terdampak bencana itu mulai uji coba fungsional hari ini. (BNPB)
JawaPos.com - Pemulihan jalan nasional Padang-Bukittinggi memasuki tahap uji coba pada Selasa (16/12). Uji coba fungsional jalur penghubung antar daerah yang sempat putus pasca bencana tersebut akan berlangsung sampai Minggu (21/12). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mendukung uji coba tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa uji coba fungsional itu tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) lebih dulu memastikan kesiapan teknis sebelum uji coba fungsional tersebut dilakukan.
”Uji coba fungsional dilaksanakan mulai Selasa hingga Minggu dengan pengaturan waktu operasional pukul 16.00 WIB hingga 09.00 WIB,” ungkap Abdul Muhari.
Menurut dia, pada tahap awal uji coba fungsional tersebut ruas jalan itu hanya boleh dilalui oleh sepeda motor, mobil, dan truk dengan muatan maksimal 8 ton. Selain pembatasan muatan, pengaturan arus lalu lintas juga sangat diperhatikan oleh petugas di lapangan. Tujuannya tidak lain untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
”Selama masa uji coba, pengaturan dan pengamanan lalu lintas dilakukan oleh Polres Padang Panjang bersama instansi terkait. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama melintas di ruas jalan tersebut,” jelasnya.
Abdul Muhari menyatakan bahwa di luar jam operasional uji coba dan pada kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, ruas jalan nasional Padang-Bukittinggi akan ditutup secara total. Langkah itu diambil untuk mendukung percepatan pekerjaan rekonstruksi sekaligus memastikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.
”BNPB bersama instansi terkait akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan uji coba fungsional. Apabila uji coba berjalan aman dan sesuai hasil evaluasi, maka pengerjaan akan dilanjutkan ke tahap penanganan permanen yang direncanakan berlangsung selama kurang lebih 7 bulan,” terang dia.
Menurut Abdul Muhari, penanganan permanen untuk pemulihan jalan nasional tersebut ditarget selesai pada Juli tahun depan. Target itu dikejar dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan peringatan serta prakiraan cuaca dari instansi terkait lainnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
