
Pasukan Zeni TNI AD memasang jembatan bailey di beberapa lokasi yang tersebar di wilayah Aceh. Tujuannya untuk memastikan akses jalan yang sempat putus terhubung kembali. (TNI AD)
JawaPos.com - TNI AD membangun beberapa jembatan bailey untuk memulihkan akses jalan yang sempat terputus di Aceh. Para prajurit Angkatan Darat dari satuan zeni berusaha mempercepat pembangunan jembatan tersebut pada Jumat (5/12). Prioritasnya adalah menghubungkan kembali jalur yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Dikutip dari keterangan resmi yang disampaikan oleh Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad), banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh menyebabkan beberapa ruas jalan utama lumpuh. Akibatnya mobilitas masyarakat terganggu. Distribusi bantuan untuk korban terdampak bencana juga menjadi tersendat karena akses jalur terputus.
”Menyikapi hal itu, TNI AD mengerahkan personel dan perlengkapan zeni untuk memasang jembatan bailey di lokasi yang terdampak paling parah, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan BPBD,” ungkap Dispenad.
Saat ini pemasangan jembatan bailey dilaksanakan secara paralel di 4 titik strategis. Salah satunya di Kabupaten Bireuen, progres pemasangan Jembatan Teupin Reudeup di Peusangan Selatan, jalur alternatif penghubung Bireuen–Lhokseumawe, sudah mencapai 50 persen. Jembatan tersebut merupakan fasilitas penting yang sebelumnya terputus akibat banjir.
Kemudian Jembatan Teupin Mane di Kecamatan Juli, Bireuen, yang berada di jalur utama Bireuen–Takengon, sudah lengkap. Kini pemasangan jembatan bailey di lokasi itu sudah memasuki tahap pemasangan struktur. Sementara itu, Jembatan Kutablang pada jalur vital Bireuen–Lhokseumawe, masih dalam proses pendorongan material dengan memanfaatkan inventaris darurat Zeni TNI AD.
”Tidak hanya di Bireuen, pembangunan jembatan darurat juga dilakukan di Jembatan Jeurata, jalur penghubung Pidie–Takengon. Material jembatan telah didorong ke titik pemasangan dengan dukungan alat berat dan personel Yonzipur 16/Dhika Anoraga,” beber Dispenad.
TNI AD menilai, keempat jembatan tersebut memiliki fungsi strategis bagi pergerakan masyarakat maupun distribusi bantuan ke wilayah yang masih terdampak banjir. Pemasangan jembatan bailey merupakan langkah cepat dan terukur untuk memulihkan akses jalan serta memastikan pergerakan logistik semakin lancar.
”TNI AD juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar proses pemulihan berlangsung aman, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan di lapangan,” bunyi keterangan itu.
Pemasangan jembatan bailey dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel zeni, aparat kewilayahan, serta dukungan penuh pemerintah daerah. Selain memasang jembatan bailey, TNI AD juga terus memantau kondisi infrastruktur yang berpotensi terdampak banjir susulan dan menyiagakan satuan untuk merespons cepat jika terjadi kerusakan tambahan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
