
PT PELNI salurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Sumut dan Sumbar. (Humas PT PELNI)
JawaPos.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) turut menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Bantuan yang disalurkan pun beragam, mulai dari paket sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak di tenda pengungsian.
Direktur Utama PELNI, Tri Andayani mengatakan, bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat adalah duka bersama bagi seluruh keluarga besar PELNI.
"Bantuan ini mungkin tidak dapat mengganti kerugian yang dialami, tetapi kami harap dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan, seperti ibu dan anak," tutur Tri, Kamis (4/12).
Ia berdoa agar korban hilang segera ditemukan, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, warga terdampak mampu bangkit, serta relawan dan tenaga medis selalu diberi keselamatan dan kesehatan saat bertugas.
PELNI sendiri memiliki satu kapal penumpang yang secara rutin melayani masyarakat Sumatera, yakni KM Kelud dengan rute reguler Tanjung Priok - Batam - Tanjung Balai Karimun - Medan (PP).
“Sebagai perusahaan transportasi laut nasional, PELNI tidak hanya menghubungkan Nusantara, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan, seperti saudara-saudara kita di Sumut dan Sumbar," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan untuk korban bencana banjir di Sumut dan Sumbar, dihimpun dari para pegawai PELNI.
"Ada dari TJSL PELNI, PELNI Services, PELNI Logistik, BAKIS (Badan Kerohanian Islam) PELNI dan Oikumene (Persatuan Umat Kristen) PELNI. Ini wujud kepedulian kami terhadap sesama manusia," tutur Roni.
Adapun penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh PELNI Cabang Medan kepada BPBD Sumut pada Selasa (2/11). Untuk bantuan di Sumbar diserahkan oleh PELNI Cabang Jakarta ke posko darurat di Kota Padang.
Sebagai informasi, bencana alam banjir bandang dan longsor yang terjadi di tiga provinsi, yakni Sumut, Sumbar, dan Aceh, tengah menjadi sorotan global. Hingga Kamis sore (4/12), lebih dari 800 jiwa dinyatakan meninggal. (*)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
