
Illegal fishing kerap menghantui Indonesia
JawaPos.com - Konflik antar nelayan di Pantai Muara Kandis Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Beganti, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) terjadi pada Jumat (21/11). Polisi memastikan kondisi terkini sudah kondusif dan masyarakat diminta tetap tenang.
Kapolres Pesisir Selatan (Pessel) AKBP Derry Indra menegaskan, pihaknya sudah turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas keamanan.
"Situasi saat ini kondusif. Telah diambil langkah-langkah himbauan kepada masyarakat nelayan," ujar Derry kepada JawaPos.com, Sabtu (22/11).
Aksi Kejar-kejaran hingga Lempar Batu di Laut
Diketahui, bentrokan bermula dari ketegangan antara nelayan lokal dan nelayan Air Haji yang diduga melakukan illegal fishing menggunakan kapal lampara dasar (pukat harimau mini) di wilayah tangkapan nelayan Muara Kandis.
Kericuhan semakin memanas hingga terjadi aksi kejar-kejaran dan lempar batu di tengah laut. Satu nelayan Muara Kandis dilaporkan terluka di bagian tangan akibat lemparan kaca dari kapal pukat harimau mini Air Haji.
Sebuah kapal nelayan Air Haji bahkan memutus jaringnya dan melarikan diri, meninggalkan jaring yang kemudian dibawa ke pantai dan dibakar sebagai bentuk protes terhadap praktik ilegal fishing.
Kasus ini pun telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Linggo Sari Beganti. "Terhadap permasalahan telah dilakukan penyelidikan," terang Derry.
Ketegangan Sudah Terjadi Sejak 16 November
Wali Nagari Muara Kandis, Helkamsi, mengungkapkan konflik telah memanas sejak Minggu (16/11) lalu ketika beberapa kapal nelayan Air Haji memasuki perairan Muara Kandis.
"Salah satu masyarakat datang melapor ke kantor wali nagari dan mengatakan bahwa ada seorang warga yang terkena lemparan kaca, hingga perlu enam jahitan, luar dan dalam," kata Helkamsi.
Ia menyebut bentrok seperti ini bukan pertama kali. Pada 2018, nelayan Muara Kandis juga pernah menangkap dan membakar kapal pukat harimau dari Air Haji sebagai bentuk penolakan terhadap praktik illegal fishing.
Masyarakat berharap pemerintah bersama aparat dapat bertindak lebih tegas agar konflik perebutan wilayah tangkap tidak terus berulang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022