
Rizki Nur Fadilah akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. (Istimewa)
JawaPos.com - Rizki Nur Fadilah akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Dalam sebuah video singkat, pesepak bola muda asal Bandung itu menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan meminta publik menghentikan spekulasi. Namun, netizen lebih percaya Rizki dalam tekanan ketika memberi keterangan tersebut.
Dalam pernyataannya, Rizki menegaskan bahwa keberangkatannya ke Kamboja merupakan keinginannya sendiri. Ia juga menyebut tidak ada paksaan, ancaman, maupun kondisi berbahaya seperti yang ramai dibicarakan beberapa hari terakhir.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, nama saya Rizki Nur Fadilah. Saya ingin merespons fakta terkait isu yang sedang beredar. Karena itu tidak benar," ujarnya dalam video dengan posisi tangan berada di belakang, dikutip Rabu (19/11).
Ia menegaskan bahwa pergi ke Kamboja dan bekerja di sana merupakan keinginan sendiri.
"Itu kemauan saya sendiri. Tidak ada paksaan. Dan di sini saya baik-baik saja. Kondisi saya aman. Saya sudah diberi makan," ungkapnya.
Adapun cerita-cerita yang menyebut bahwa dirinya jadi korban TPPO dan disiksa tak bisa pulang hanya cerita agar dirinya cepat bisa pulang karena sudah tak betah.
"Cerita itu dibuat karena saya ingin pulang cepat,” pungkasnya.
Namun, klarifikasi itu justru memancing reaksi beragam dari warganet. Banyak yang mengaku tidak yakin dengan penjelasan Rizki, terutama karena gestur tubuhnya dinilai kaku dan terlihat seperti sedang membaca atau menghafal teks. Beberapa kali matanya juga melihat ke arah seseorang
Beberapa pengguna media sosial juga menyoroti tangannya yang tidak terlihat sepanjang video karena di belakang.
Komentar yang mempertanyakan keaslian pernyataan itu langsung membanjiri media sosial. Tak sedikit yang menduga video tersebut dibuat di bawah tekanan, meski hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan hal tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun otoritas terkait soal keberadaan dan kondisi Rizki di Kamboja. Publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut untuk memastikan situasi sebenarnya.
Sebelumnya, pesepak mudabola asal Bandung, Rizki Nur Fadhilah, menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Kini, keluarga pemain yang berposisi sebagai kiper tersebut meminta bantuan pihak terkait untuk memulangkannya ke Indonesia.
Informasi dari akun Instagram @pengamatsepakbola menceritakan kronologi Rizki Nur Fadhilah bisa berada di Kamboja. Kejadian tersebut bermula saat dia ditawari ikut seleksi bermain bola di Medan.
"Seorang pesepakbola muda bernama Rizki Nur Fadhilah (18 tahun) diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Menurut ayahnya, Rizki mendapat tawaran bermain sepak bola di Medan melalui Facebook. Rizki lalu dijemput dari Jakarta ke Medan. Dari Medan ternyata dibawa lagi ke Malaysia dan Kamboja."

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
