
Dedi Mulyadi Sidak Pabrik Air Mineral di Subang, Bongkar Fakta Mengejutkan soal sumber air yang ternyata diambil dari sumur bor. (YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM cukup tegas ke sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Provinsi Jawa Barat.
Bukan untuk menghancurkan iklim investasi dan ekosistem bisnis, tapi ada tujuan sangat mulia di balik keputusannya.
"Mungkin banyak orang yang bertanya pada saya, apa sih yang ingin dilakukan oleh Kang Dedi datang ke perusahaan-perusahaan, termasuk perusahaan air mineral? Kemudian juga apa sih yang ingin dilakukan sehingga sangat tegas dengan urusan pertambangan, urusan mobil-mobil dengan muatan dan tonase melebihi kapasitas," kata Dedi Mulyadi dalam video diunggah di Instagram.
Sebagai orang nomor satu di wilayah Jawa Barat, dia menegaskan punya tanggung jawab besar untuk memastikan adanya keseimbangan antara perusahaan-perusahaan dengan kepentingan warga sekitar.
Keseimbangan dimaksud yaitu adanya dampak positif yang dirasakan masyarakat sekitar perusahaan.
Misalnya terciptanya kesejahteraan dengan direkrutnya mereka jadi karyawan perusahaan dan adanya lingkungan yang baik.
"Manakala ada perusahaan air mineral di situ, maka rakyat di situ harus memiliki kecukupan air. Rakyatnya harus bisa bekerja, jalannya harus bagus, para petaninya tidak boleh kekurangan air dalam setiap waktu, agar tumbuhnya industri membangun rasa kesejahteraan bagi lingkungan," ungkap KDM.
Dedi Mulyadi tidak mau keberadaan perusahaan justru berdampak negatif bagi masyarakat sekitar.
Misalnya, masyarakatnya tidak mendapat kesempatan bekerja di sana, kemiskinan tinggi, lingkungan rusak, dan lain-lain.
"Kalau ada pabrik, maka pabriknya harus memberikan rasa nyaman bagi lingkungannya. Warganya harus bekerja, lahir anak-anak dengan pendidikan yang baik sehingga mereka bisa menjadi kelas menengah, jadi manajer di perusahaan-perusahaan," ungkapnya.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan punya tanggung jawab tidak langsung kepada warga sekitar untuk menyediakan akses pendidikan yang baik hingga bangku perguruan tinggi.
"Dananya dari mana? Didapat dari pajak perusahaan, sehingga anak-anak yang punya kualitas bisa kuliah sampai pendidikan tinggi," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
