
Satgas Damai Cartenz menangkap anggota organisasi papua merdeka (OPM) bernama Konara Enumbi. Konara merupakan buron terkait kasus penembakan terhadap Anggota Polri, Brigpol Ronald Enok.(Satgas ODC).
JawaPos.com - Tidak lama berselang pasca operasi pembebasan warga yang disertai penumpasan 14 orang anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Intan Jaya, organisasi yang juga disebut sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu melakukan aksi di Nabire pada Jumat (17/10). Aksi tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 4 lainnya luka-luka.
Kini Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz bersama Polres Nabire tengah melakukan penyelidikan untuk mendalami aksi yang dilakukan dengan penembakan terhadap warga sipil di Kali Semen, Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire sekitar pukul 10.00 WIT pagi tadi. Informasi awal menyebut, penembakan dilakukan oleh kelompok Aibon Kogoya.
”Aksi penembakan tersebut diduga dilakukan oleh KKB pimpinan Aibon Kogoya, yang menargetkan kendaraan warga yang melintas di jalur tersebut,” kata Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan resmi.
Lewat keterangan yang sama, Brigjen Faizal menjelaskan bahwa korban bernama Masturiyadi yang berusia 50 tahun mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala kanan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara korban luka terdiri atas Yance Makai yang berusia 38 tahun, Aser Kegou usia 45 tahun, Martinus Makai usia 42 tahun, dan seorang warga sipil lain bernama Ari.
”Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Nabire sekitar pukul 11.05 WIT untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Kami menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa aparat keamanan akan menindak tegas kelompok pelaku,” tegas Faizal.
Perwira tinggi bintang satu Polri itu pun menyatakan bahwa pada aksi penyerangan itu satu kendaraan jenis Toyota Hilux yang digunakan oleh para korban ditemukan dalam kondisi rusak berat. Pada bodi kendaraan itu ditemukan banyak lubang bekas tembakan. Faizal pun mengecam tindakan yang dilakukan oleh KKB kepada masyarakat sipil tersebut.
”Kami mengecam keras aksi penembakan terhadap warga sipil. Aparat gabungan telah bertindak cepat untuk mengevakuasi korban dan kini fokus mengejar kelompok pelaku yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” imbuhnya.
Terpisah, Wakil Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Kombes Adarma Sinaga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah memperkuat pengamanan di wilayah Nabire Barat. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif dan dalam kendali aparat keamanan. Polri juga dibantu oleh Satgas Gabungan TNI di lokasi tersebut.
”Kami meningkatkan patroli dan pengawasan di jalur-jalur yang dianggap rawan. Keamanan masyarakat menjadi prioritas utama Operasi Damai Cartenz,” kata dia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
