Anggota TNI dan Polri bahu membahu memadamkan api di Kompleks Kodam Lama Jayapura, Senin (6/9). (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kepulan asap hitam mengepul tinggi dari kawasan Kompleks Kodam Lama, Jayapura, Papua, Senin pagi (6/10). Dalam waktu singkat, api melahap deretan barak dapur prajurit dan merambat cepat ke permukiman warga di Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan.
Angin yang bertiup kencang dan kepadatan bangunan di sekitar lokasi mempercepat perambatan api, memicu kepanikan warga yang berhamburan menyelamatkan diri.
Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.10 WIT. Menurut laporan sementara, api bermula dari kompleks dapur barak prajurit dan menyebar dengan cepat ke rumah-rumah warga.
Dalam hitungan menit, asap pekat sudah tampak dari berbagai sudut kota, menandakan betapa besar dan luasnya cakupan kebakaran. Sekitar 19 hingga 22 rumah hangus terbakar akibat amukan si jago merah, dengan kerugian materi ditaksir mencapai Rp 3,5 miliar.
Respon cepat datang dari berbagai unsur keamanan dan keselamatan. Tim Quick Respon Polri langsung bergerak ketika laporan kebakaran masuk melalui frekuensi radio Polresta Jayapura Kota.
Satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polresta dikerahkan lebih dahulu ke lokasi kejadian. "Saat sampai di TKP, mobil AWC langsung lakukan upaya pemadaman," ujar Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol Ferdinand E. Numbery.
Tak lama berselang, dua unit AWC lainnya menyusul. Masing-masing berasal dari Direktorat Samapta Polda Papua dan Satuan Brimob Polda Papua.
Ketiga unit rantis AWC milik Polri ini bergerak dari arah berbeda dan menyusun taktik pemadaman bersama prajurit TNI dari dalam kompleks. Kerja sama ini terbukti efektif dalam menahan laju api agar tidak menyebar ke blok permukiman yang lebih padat.
Selain kekuatan Polri dan TNI, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura juga mengerahkan tiga unit mobil damkar. Mereka dibantu delapan unit water supply untuk menjaga tekanan air selama proses pemadaman berlangsung.
Kehadiran berbagai pihak yang bersinergi di lapangan ini mempercepat penanganan api dan mencegah kebakaran meluas lebih jauh.
"Total keseluruhan ada tiga unit mobil rantis AWC milik Polri dan tiga unit mobil damkar milik Pemkot Jayapura bersama delapan unit water supply," jelas Kompol Ferdinand.
Setelah lebih dari 90 menit berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.30 WIT. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa dan mencegah potensi kebakaran susulan. Hingga siang hari, belum ditemukan korban jiwa maupun luka berat dalam insiden ini. Namun demikian, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di area terdampak untuk keperluan penyelidikan.
Saat ini, penyebab kebakaran masih ditelusuri oleh tim gabungan dari Polresta Jayapura Kota dan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih. Dugaan awal masih bersifat spekulatif dan menunggu hasil olah TKP yang lebih mendalam.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
