Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Oktober 2025 | 17.17 WIB

Momen TNI-Polri Bersinergi Padamkan Api di Jayapura, Kerugian Capai Rp 3,5 M

Anggota TNI dan Polri bahu membahu memadamkan api di Kompleks Kodam Lama Jayapura, Senin (6/9). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kepulan asap hitam mengepul tinggi dari kawasan Kompleks Kodam Lama, Jayapura, Papua, Senin pagi (6/10). Dalam waktu singkat, api melahap deretan barak dapur prajurit dan merambat cepat ke permukiman warga di Kelurahan Numbay, Distrik Jayapura Selatan.

Angin yang bertiup kencang dan kepadatan bangunan di sekitar lokasi mempercepat perambatan api, memicu kepanikan warga yang berhamburan menyelamatkan diri.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 09.10 WIT. Menurut laporan sementara, api bermula dari kompleks dapur barak prajurit dan menyebar dengan cepat ke rumah-rumah warga.

Dalam hitungan menit, asap pekat sudah tampak dari berbagai sudut kota, menandakan betapa besar dan luasnya cakupan kebakaran. Sekitar 19 hingga 22 rumah hangus terbakar akibat amukan si jago merah, dengan kerugian materi ditaksir mencapai Rp 3,5 miliar.

Respon cepat datang dari berbagai unsur keamanan dan keselamatan. Tim Quick Respon Polri langsung bergerak ketika laporan kebakaran masuk melalui frekuensi radio Polresta Jayapura Kota.

Satu unit Armoured Water Cannon (AWC) milik Polresta dikerahkan lebih dahulu ke lokasi kejadian. "Saat sampai di TKP, mobil AWC langsung lakukan upaya pemadaman," ujar Kabag Ops Polresta Jayapura Kota, Kompol Ferdinand E. Numbery.

Tak lama berselang, dua unit AWC lainnya menyusul. Masing-masing berasal dari Direktorat Samapta Polda Papua dan Satuan Brimob Polda Papua.

Ketiga unit rantis AWC milik Polri ini bergerak dari arah berbeda dan menyusun taktik pemadaman bersama prajurit TNI dari dalam kompleks. Kerja sama ini terbukti efektif dalam menahan laju api agar tidak menyebar ke blok permukiman yang lebih padat.

Selain kekuatan Polri dan TNI, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Jayapura juga mengerahkan tiga unit mobil damkar. Mereka dibantu delapan unit water supply untuk menjaga tekanan air selama proses pemadaman berlangsung.

Kehadiran berbagai pihak yang bersinergi di lapangan ini mempercepat penanganan api dan mencegah kebakaran meluas lebih jauh.

"Total keseluruhan ada tiga unit mobil rantis AWC milik Polri dan tiga unit mobil damkar milik Pemkot Jayapura bersama delapan unit water supply," jelas Kompol Ferdinand.

Setelah lebih dari 90 menit berjibaku, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 10.30 WIT. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api tersisa dan mencegah potensi kebakaran susulan. Hingga siang hari, belum ditemukan korban jiwa maupun luka berat dalam insiden ini. Namun demikian, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di area terdampak untuk keperluan penyelidikan.

Saat ini, penyebab kebakaran masih ditelusuri oleh tim gabungan dari Polresta Jayapura Kota dan Polisi Militer Kodam XVII/Cenderawasih. Dugaan awal masih bersifat spekulatif dan menunggu hasil olah TKP yang lebih mendalam.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore