
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan. (istimewa)
JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga (PPN) memastikan akan menutup sementara SPBU Gito Gati, Sleman, buntut viralnya aduan warganet yang mengeluhkan kendaraannya rusak imbas Pertamax tercampur solar.
Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jateng dan DIY, Taufiq Kurniawan menyampaikan penutupan dilakukan untuk mengecek secara menyeluruh kualitas BBM di SPBU tersebut.
Meskipun, kata dia, secara hasil visual dan uji density atau berat jenis dengan mengukur kepadatan atau berat jenis dari volume cair tidak menunjukan adanya kontaminasi solar di dalam Pertamax.
"Sementara ini SPBU tetap akan kami tutup sementara, karena akan dilakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap SPBU ini," kata Taufiq kepada JawaPos.com, Jumat (3/10).
Sebagai alternatif, taufiq menyebut warga Jogja Utara dapat memperoleh BBM Pertamina dari sejumlah SPBU terdekat lainnya. Seperti SPBU Perujakan di Jalan Kaliurang, kemudian SPBU Mulungan di Jalan Magelang.
"Jadi SPBU ini akan kita tetap dicek, walaupun aduan tidak terbukti, tapi SPBU tetap akan kita lakukan pengecekan secara menyeluruh," ujarnya.
"Kemudian nanti jika sudah dalam mungkin waktu kurun 2x24 jam tidak ada aduan lain dari masyarakat ke SPBU ini, maka akan kita operasionalkan seperti sediakala," pungkasnya.
Viral di media sosial soal keluhan warganet terkait dengan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU milik Pertamina. Warganet menduga kualitas BBM yang berada di SPBU Jalan Gito Gati, Sariharjo, Kapanewon Sleman tercampur dengan solar.
Melalui Instagram @merapi_uncover, warganet itu mengaku motornya mendadak mati usai diisi oleh satu jenis BBM Pertamina, yakni Pertamax.
Bahkan, warganet mengaku knalpot motonya mendadak mengeluarkan asap tebal alias ngebul dan tidak bisa jalan.
"Min tolong di samarkan. Kemarin sore sekitar pukul 16.00 mengisi bensin di salah satu Pom Masih di wilayah Sleman Yogyakarta dengan bensin Pertamax. Tidak sampai 100 meter untuk jalan motor tiba-tiba mati, distater ulang knalpot ngebul dan tidak bisa jalan," ujar warganet itu, dikutip dari Instagram pada Jumat (3/10).
Kemudian, kata dia, setelah dibawa ke bengkel dan dilakukan pengecekan, disebutkan bahwa tangki motor telah tercampur dengan solar.
"Setelah dibawa ke bengkel dan tengki motor di kuras diinfokan kalau bensin yang ditangki tercampur dengan Solar. Mohon diimbau saja kesemuanya agar berhati-hati dalam mengisi bahan bakar," tuturnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
