Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution/(Istimewa).
JawaPos.com-Langkah Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution yang menghentikan truk berpelat Aceh (BL) di wilayah Langkat menuai kritik. Kebijakan itu dinilai bisa menghambat arus logistik antarprovinsi dan menimbulkan ketidakpastian hukum di lapangan.
Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Aceh menegaskan bahwa truk BL yang beroperasi di Sumatera Utara merupakan bagian vital dari rantai pasok antarwilayah. Karena itu, tindakan penghentian dan permintaan penggantian pelat tanpa dasar hukum yang kuat dinilai tidak tepat.
"Penggantian plat nomor hanya relevan bagi kendaraan yang pemiliknya telah berdomisili permanen di Sumatera Utara. Itu pun harus melalui prosedur mutasi resmi sesuai aturan POLRI dan SAMSAT," ujar Ketua MTI Aceh sekaligus akademisi transportasi Universitas Syiah Kuala, Yusria Darma, Kamis (2/10).
Yusria menegaskan, STNK dan TNKB BL berlaku secara nasional. Menurutnya, peraturan daerah tidak bisa membatasi kendaraan berpelat luar yang memiliki dokumen resmi.
"STNK dan TNKB BL adalah dokumen legal yang berlaku nasional. Tidak ada Perda yang dapat membatasi pergerakan kendaraan antarprovinsi yang sah," lanjutnya.
Yusria menambahkan, jika tujuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), maka langkah tersebut seharusnya ditempuh lewat mekanisme hukum yang benar.
"Jika Pemprov Sumut ingin meningkatkan PAD, pendekatannya harus sesuai hukum dan tidak mengorbankan prinsip kebebasan berlalu lintas," ucapnya.
Meski mengkritisi kebijakan pelat nomor, MTI Aceh tetap mengapresiasi aspek positif dari aksi penertiban truk overdimension overload (ODOL) di Sumatera Utara.
"Kami mendukung penuh target Zero ODOL 2027. Namun, penegakan ODOL tidak bisa dijadikan alasan untuk intervensi administratif terhadap kendaraan dari provinsi lain," ucap Yusria.
MTI Aceh memberikan beberapa rekomendasi agar kebijakan serupa tidak menimbulkan polemik ke depan:

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
