Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 17.43 WIB

DLHK Kota Denpasar Beberkan 5 Hal Krusial yang Membuat Masalah Pengelolaan Sampah Masih jadi Isu Serius

Ilustrasi: Proses pemilahan sampah di Kota Denpasar, Bali. (Istimewa)



JawaPos.com — Seperti kota-kota besar lainnya, Denpasar menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar merinci,  masalah ini hadir dalam lima aspek krusial.

Dari sisi kelembagaan, belum semua desa atau kelurahan memiliki struktur dan kader pengelola sampah yang aktif. Pembiayaan juga masih menjadi kendala, terutama untuk edukasi dan operasional teknis.

Selain itu, teknis operasional masih bergantung pada sistem pengangkutan tanpa pemilahan, dan regulasi seperti Perda belum sepenuhnya diimplementasikan secara efektif. Sementara itu, partisipasi masyarakat—elemen terpenting—masih belum merata.

Kepala DLHK Kota Denpasar, Ida Bagus Putra Wirawaba dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa berkaitan dengan aspek peran aktif masyarakat, pihaknya menerapkan Program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Project (ISWMP) yang digagas pemerintah pusat. Mereka menyusun strategi kampanye publik, edukasi door to door, dan pelaksanaannya dilakukan di Banjar Kerta Petasikan, Desa Sidakarya sebagai pilot project.

"Pendekatan lintas sektor diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan di tingkat rumah tangga," ujar Putra.

Kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk membiasakan cara memilah sampah, tetapi juga menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya kebiasaan tersebut.

“Pada prinsipnya, kami sangat mendukung kegiatan ini dalam upaya bersama-sama mengedukasi masyarakat Kota Denpasar untuk mengelola sampah dari sumber. Upaya yang telah dilakukan ISWMP dan tim PPAM bersama DLHK selama ini dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah sangat membantu DLHK untuk bersama mengatasi permasalahan sampah di Kota Denpasar.”

Menurut Putra, dari total 235 kepala keluarga (KK) yang tercatat, sebanyak 186 KK berhasil menerapkan praktik pemilahan sampah langsung dari sumber (rumah tangga). "Capaian ini tidak hanya melampaui target yang telah ditetapkan, tetapi juga menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat dapat berkembang secara positif apabila didukung oleh program edukasi yang tepat dan pendekatan partisipatif yang efektif," tutupnya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore