Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 15.59 WIB

Indonesia Pimpin ASEAN Smart Cities, Angkat Isu Sampah Jadi Agenda Prioritas

Indonesia pimpin pembahasan strategis pengembangan kota cerdas dalam The 9th ASCN Annual Meeting, angkat isu pengelolaan sampah berkelanjutan. (Istimewa) - Image

Indonesia pimpin pembahasan strategis pengembangan kota cerdas dalam The 9th ASCN Annual Meeting, angkat isu pengelolaan sampah berkelanjutan. (Istimewa)

JawaPos.com - Delegasi peserta ASEAN-ID Blue mempelajari praktik pengembangan ekonomi biru di Banyuwangi melalui kunjungan ke Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng dan kawasan konservasi Bangsring Underwater.

ASEAN-ID Blue merupakan forum internasional yang diinisiasi Kementerian Luar Negeri bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Selandia Baru (Ministry of Foreign Affairs and Trade/MFAT).

Forum tersebut mempertemukan negara-negara ASEAN, negara anggota East Asia Summit (EAS), dan anggota Pacific Islands Forum (PIF) untuk berbagi praktik pengembangan ekonomi biru berbasis masyarakat.

Delegasi juga mengunjungi Bangsring Underwater untuk melihat praktik konservasi laut yang dikembangkan masyarakat pesisir melalui rehabilitasi terumbu karang dan pengembangan ekowisata.

Staf Ahli Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri Zelda Wulan Kartika mengatakan masa depan ekonomi biru ASEAN akan sangat ditentukan praktik-praktik di tingkat lokal seperti yang dikembangkan di Banyuwangi.

”Koperasi nelayan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kelompok konservasi berperan menerjemahkan komitmen kerja sama antarnegara menjadi manfaat nyata bagi Masyarakat,” papar Zelda Wulan Kartika dilansir dari Antara.

Sementara itu, Indonesia memimpin pembahasan strategis pengembangan kota cerdas dalam The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting. Dalam forum tersebut, Indonesia mengangkat isu pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai agenda prioritas kawasan ASEAN.

Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA yang juga menjabat sebagai National Representative dan Shepherd ASEAN Smart Cities Network (ASCN).

Pertemuan tahunan ASCN dijadwalkan berlangsung di Filipina. Namun, Pemerintah Filipina selaku Ketua ASCN 2026 memutuskan pelaksanaannya digelar secara daring dengan mempertimbangkan perkembangan situasi di kawasan. Banyuwangi ditunjuk sebagai pusat pelaksanaan delegasi Indonesia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore