Rumah warga terdampak banjir di Denpasar Utara, Bali. (Dok. Indonesia Care)
JawaPos.com - Banjir yang melanda Bali pekan lalu membuat mata publik tertuju ke Pulau Dewata. Apalagi Bali dikenal sebagai destinasi wisata. Tidak sedikit juga wisatawan asing dan warga lokal yang terdampak atas banjir tersebut.
Sejumlah relawan dari berbagai lembaga filantropi bahu membahu para korban. Setidaknya mengurangi warga yang tedampak banjir dengan memberikan bantuan logistik. Di antaranya relawan dari Lembaga kemanusiaan Indonesia CARE. Mereka hadir akhir pekan lalu di Denpasar Utara, Bali, pada Sabtu - Minggu (14 - 15/9).
Mereka membantu membersihkan rumah warga terdampak lumpur banjir. Selain itu juga memberikan bantuan berupa paket alat kebersihan.
Franky Pratama Arifin, relawan Indonesia CARE, datang dari Jogjakarta turut membantu korban dampak banjir di Bali. Di Denpasar Franky Pratama dibantu relawan Indonesia CARE dari Bali. Selama di Denpasar mereka melakukan asesmen titik terdampak banjir, seperti RT 01, RT 02, RT 03, RT 05, dan RT 07 Dusun Wanasari.
“Banjir bandang ini menjadi salah satu yang terparah di Bali. Banyak warga yang kehilangan harta benda, bahkan ada korban jiwa. Kami menemukan kebutuhan mendesak di lapangan, terutama sembako, tempat tinggal, pakaian, serta alat kebersihan untuk memulihkan rumah warga terdampak,” ujar Franky kepada JawaPos.com pada Rabu (17/9).
Pada hari kedua aksi, tim relawan Indonesia CARE menyerahkan sejumlah paket alat kebersihan kepada warga RT 01 Dusun Wanasari. Paket tersebut berisi ember, serok air, sikat kamar mandi, cairan pembersih, dan sabun pel. Bantuan diterima langsung oleh warga yang rumahnya terdampak.
Barang-barang warga terdampak banjir di Denpasar Utara, Bali. (Dok. Indonesia Care)
Franky menyadari bantuan dari Indonesia CARE mungkin kecil, tetapi setidaknya bisa meringankan beban warga yang sedang berusaha membersihkan rumahnya dari lumpur sisa banjir yang meredam tempat tinggal mereka. "Yang paling penting, warga tahu bahwa mereka tidak sendirian,” imbuhnya.
Franky mengajak para pemuda dan Gen Z untuk singsingkan lengan turun bantu korban bencana, mengingat masih mininnya relawan hadir di bencana Bali. "Banyak yang belum tersentuh bantuan dan dukungan relawan. Ada 120 titik lokasi. Belum semua terjangkau, termasuk di Dusun Wanasari ini", ujar alumnus mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Yogya tersebut.
Banjir bandang melanda beberapa wilayah di Bali pada pekan lalu, termasuk Kota Denpasar dan sekitarnya, setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur sejak awal September.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
