
Ilustrasi Borgol. Terdapat ribuan PNS yang sudah divononis sebagai koruptor namun masih terima gaji per bulan dari negara.
JawaPos.com - Pelaku pembacokan Serda Rohman Setyawan bernama Iwan berhasil dibekuk oleh aparat kepolisian pada Senin (15/9). Warga Dusun Merapi, Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng) itu ditangkap saat bersembunyi di daerah Kepil. Sempat terjadi penembakan dalam penangkapan pelaku yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut.
Kasubsi Penjas Sie Humas Polres Wonosobo Aipda Nanang Wibowo Dwi Putro mengkonfirmasi hal itu. Dikutip dari pemberitaan Radar Semarang pada Selasa (16/9), Nanang menyatakan bahwa keterangan lebih terperinci mengenai penangkapan Iwan akan disampaikan dalam kesempatan berbeda. Dia hanya memastikan bahwa pelaku pembacokan yang menyebabkan Serda Rohman meninggal dunia sudah ditangkap.
”Pelaku pembacokan sudah kami amankan di daerah Kepil pada Senin sekitar pukul 11.00 siang. Soal keterangan yang lain menyusul,” ungkap Nanang.
Informasi penangkapan Iwan ramai di media sosial. Dalam video berdurasi 51 detik, terekam proses penangkapan Iwan di tengah kebun yang berada di wilayah Dusun Sedih, Kelurahan Kepil, Kecamatan Kepil. Sebelum ditangkap oleh polisi, sempat terjadi penembakan sampai akhirnya Iwan menyerah dan digelandang oleh aparat dengan wajah sudah babak belur.
Usai ditangkap Iwan dibawa ke Kodim 0707/Wonosobo kemudian diserahkan kepada Polres Wonosobo. Iwan adalah pria yang terlibat dalam insiden berdarah di Café Shaka, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran pada Minggu (14/9). Kala itu Serda Rohman sebagai anggota Koramil 05 Kejajar mencoba menengahi keributan yang terjadi di lokasi tersebut.
”Serda Rohman cuma bilang udah-udah, pulang-pulang. Maksudnya menenangkan suasana,” kata saksi mata berinisial V.
Namun situasi berubah ketika pelaku yang sempat meninggalkan lokasi, kembali ke lokasi sambil membawa sebilah golok. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban hingga mengenai bagian leher. Serda Rohman sempat dievakuasi ke Rumah Sakit PKU Wonosobo, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara pelaku, sudah melarikan diri.
Kasus tersebut menyulut kemarahan warga. Sehari setelah kejadian, warga Jambusari, Kecamatan Kertek, melakukan aksi protes di Cafe Shaka. Mereka merusak fasilitas dan membakar ban sebagai bentuk solidaritas atas tewasnya Serda Rohman. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
