Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 17.44 WIB

Ngumpet di Daerah Kepil, Penangkapan Pelaku Pembacokan Serda Rohman Disertai Penembakan

Ilustrasi Borgol. Terdapat ribuan PNS yang sudah divononis sebagai koruptor namun masih terima gaji per bulan dari negara. - Image

Ilustrasi Borgol. Terdapat ribuan PNS yang sudah divononis sebagai koruptor namun masih terima gaji per bulan dari negara.

JawaPos.com - Pelaku pembacokan Serda Rohman Setyawan bernama Iwan berhasil dibekuk oleh aparat kepolisian pada Senin (15/9). Warga Dusun Merapi, Desa Sedayu, Kecamatan Sapuran, Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng) itu ditangkap saat bersembunyi di daerah Kepil. Sempat terjadi penembakan dalam penangkapan pelaku yang berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB tersebut. 

Kasubsi Penjas Sie Humas Polres Wonosobo Aipda Nanang Wibowo Dwi Putro mengkonfirmasi hal itu. Dikutip dari pemberitaan Radar Semarang pada Selasa (16/9), Nanang menyatakan bahwa keterangan lebih terperinci mengenai penangkapan Iwan akan disampaikan dalam kesempatan berbeda. Dia hanya memastikan bahwa pelaku pembacokan yang menyebabkan Serda Rohman meninggal dunia sudah ditangkap. 

Pelaku pembacokan sudah kami amankan di daerah Kepil pada Senin sekitar pukul 11.00 siang. Soal keterangan yang lain menyusul,” ungkap Nanang. 

Informasi penangkapan Iwan ramai di media sosial. Dalam video berdurasi 51 detik, terekam proses penangkapan Iwan di tengah kebun yang berada di wilayah Dusun Sedih, Kelurahan Kepil, Kecamatan Kepil. Sebelum ditangkap oleh polisi, sempat terjadi penembakan sampai akhirnya Iwan menyerah dan digelandang oleh aparat dengan wajah sudah babak belur.

Usai ditangkap Iwan dibawa ke Kodim 0707/Wonosobo kemudian diserahkan kepada Polres Wonosobo. Iwan adalah pria yang terlibat dalam insiden berdarah di Café Shaka, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran pada Minggu (14/9). Kala itu Serda Rohman sebagai anggota Koramil 05 Kejajar mencoba menengahi keributan yang terjadi di lokasi tersebut. 

Serda Rohman cuma bilang udah-udah, pulang-pulang. Maksudnya menenangkan suasana,” kata saksi mata berinisial V.

Namun situasi berubah ketika pelaku yang sempat meninggalkan lokasi, kembali ke lokasi sambil membawa sebilah golok. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban hingga mengenai bagian leher. Serda Rohman sempat dievakuasi ke Rumah Sakit PKU Wonosobo, namun nyawanya tidak tertolong. Sementara pelaku, sudah melarikan diri. 

Kasus tersebut menyulut kemarahan warga. Sehari setelah kejadian, warga Jambusari, Kecamatan Kertek, melakukan aksi protes di Cafe Shaka. Mereka merusak fasilitas dan membakar ban sebagai bentuk solidaritas atas tewasnya Serda Rohman. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Wonosobo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore