
Bus rombongan Rumah Sakit Bina Sehat Jember yang mengalami laka maut di Jalur Wisata Bromo, Desa Boto, Lumbang, Probolinggo. (Dedi Nur Wahid )
JawaPos.com - Pengakuan sopir bus pariwisata IND’s 88 bernama Albahri mengungkap penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Jalur Wisata Gunung Bromo pada Minggu (14/9).
Bahri mengakui bahwa bus yang dia kendarai mengalami rem blong. Akibatnya, bus tersebut meluncur tak terkendali hingga menghantam pagar rumah warga dan sepeda motor milik seorang kurir paket.
Dikutip dari Radar Surabaya pada Senin (15/9), kecelakaan tersebut merenggut 8 nyawa dan menyebabkan 44 korban luka-luka. Insiden mengerikan itu menimpa rombongan Rumah Sakit Bina Sehat Jember yang sedang berlibur.
Mereka mengalami kecelakaan dalam perjalanan di Jalur Wisata Gunung Bromo, Jawa Timur (Jatim).
Insiden tersebut sekitar pukul 11.45 WIB di turunan Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Bus bernomor polisi P 7221 UG yang dikemudikan Bahri melintasi jalur curam sampai mendadak kehilangan fungsi rem.
Kondisi itu memicu kecelakaan. Kendaraan oleng, menabrak pagar rumah warga, menghantam sepeda motor yang terparkir, kemudian terguling.
Benturan keras mengakibatkan kaca pecah, kursi terlepas dan beberapa penumpang terpental dari dalam hingga ke luar bus. Seketika lokasi kecelakaan penuh jeritan dan teriakan.
Para korban meminta tolong. Warga setempat pun berhamburan keluar rumah karena mendengar suara benturan yang sangat keras. Sebisa mungkin warga membantu para korban.
”Saat turunan, rem sudah blong. Saya banting setir ke kanan, bus menabrak pembatas jalan, meluncur ke bawah hingga menghantam pagar rumah dan motor kurir,” kata Bahri.
Untuk memperingatkan pengguna jalan lain, Bahri sempat membunyikan klakson bus dan menyalakan lampu. Dia melakukan itu lantaran lalu lintas saat itu cukup padat.
Meski demikian, langkah itu tidak cukup untuk menghindarkan bus tersebut dari kecelakaan. Aparat kepolisian memastikan bahwa jumlah korban pasca kecelakaan itu mencapai 52 orang. Sebanyak 8 meninggal dunia dan 44 luka-luka.
”Polisi masih melakukan pendataan korban di sejumlah puskesmas dan rumah sakit. Tim TAA Ditlantas Polda Jatim juga akan melakukan olah TKP,” ungkap Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif.
Terpisah, Dirlantas Polda Jatim Kombespol Iwan Saktiaji menyampaikan bahwa korban selamat kini dirawat di Puskesmas Sukapura, Wonomerto, RSUD Tongas, RSUD Ar Rozy, dan RSUD dr Mohamad Saleh.
Sebagian besar korban jiwa berasal dari Jember. Selain memastikan kondisi korban, polisi juga tengah mendalami kelaikan bus tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022