Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 September 2025 | 12.49 WIB

Gubernur Kaltara Serukan Dukungan Pemuda untuk DOB Kabudaya

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang minta dukungan terkait DOB Kabudaya pada Rakerda Komda Pemuda Katolik Kaltara. (Istimewa) - Image

Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang minta dukungan terkait DOB Kabudaya pada Rakerda Komda Pemuda Katolik Kaltara. (Istimewa)

JawaPos.com–Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menyebut, Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan atau Kabudaya merupakan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah tapal batas.

Dia menekankan, perjuangan pemekaran ini tidak bisa dilakukan pemerintah semata. Melainkan butuh dukungan penuh dari generasi muda. Termasuk Pemuda Katolik yang hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komda Pemuda Katolik Kaltara.

Zainal menyebut, keberadaan DOB Kabudaya akan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di perbatasan. Dia menilai pemuda harus menjadi motor penggerak yang terus menyuarakan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat.

“Pemerintah provinsi tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh energi dan suara pemuda," ujar Zainal, Minggu (14/9).

"Pemuda Katolik adalah mitra strategis, dan saya minta kalian terus berada di garis terdepan memperjuangkan aspirasi ini sampai ke pusat,” tegas dia.

Sikap tegas Gubernur Kaltara itu disambut Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Gusma, yang memastikan organisasinya berdiri di garda depan memperjuangkan DOB Kabudaya.

Menurut dia, pemekaran wilayah bukan hanya soal teknis pemerintahan, tetapi juga menyangkut keadilan, pemerataan pembangunan, dan masa depan generasi muda di Kaltara.

“DOB Kabudaya adalah hak rakyat perbatasan. Kami siap bersuara agar aspirasi ini tidak lagi ditunda,” ujar Gusma.

Dia menambahkan, perjuangan DOB Kabudaya harus dilihat sebagai agenda bersama yang memerlukan sinergi berbagai pihak. Pemuda Katolik, kata Gusma, siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, DPRD, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat sipil demi memperkuat suara kolektif.

“Perbatasan harus menjadi beranda depan Indonesia, bukan halaman belakang yang dilupakan,” tandas Stefanus Gusma.

Rakerda Komda Pemuda Katolik Kaltara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Dispora, Kadis ESDM, Wakil Bupati Nunukan, Ketua KNPI Kaltara, hingga tokoh masyarakat.

Forum ini dipandang sebagai momentum strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan dalam mendorong percepatan DOB Kabudaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore