
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang minta dukungan terkait DOB Kabudaya pada Rakerda Komda Pemuda Katolik Kaltara. (Istimewa)
JawaPos.com–Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang, menyebut, Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan atau Kabudaya merupakan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah tapal batas.
Dia menekankan, perjuangan pemekaran ini tidak bisa dilakukan pemerintah semata. Melainkan butuh dukungan penuh dari generasi muda. Termasuk Pemuda Katolik yang hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Komda Pemuda Katolik Kaltara.
Zainal menyebut, keberadaan DOB Kabudaya akan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di perbatasan. Dia menilai pemuda harus menjadi motor penggerak yang terus menyuarakan aspirasi masyarakat hingga ke tingkat pusat.
“Pemerintah provinsi tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh energi dan suara pemuda," ujar Zainal, Minggu (14/9).
"Pemuda Katolik adalah mitra strategis, dan saya minta kalian terus berada di garis terdepan memperjuangkan aspirasi ini sampai ke pusat,” tegas dia.
Sikap tegas Gubernur Kaltara itu disambut Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik Stefanus Gusma, yang memastikan organisasinya berdiri di garda depan memperjuangkan DOB Kabudaya.
Menurut dia, pemekaran wilayah bukan hanya soal teknis pemerintahan, tetapi juga menyangkut keadilan, pemerataan pembangunan, dan masa depan generasi muda di Kaltara.
“DOB Kabudaya adalah hak rakyat perbatasan. Kami siap bersuara agar aspirasi ini tidak lagi ditunda,” ujar Gusma.
Dia menambahkan, perjuangan DOB Kabudaya harus dilihat sebagai agenda bersama yang memerlukan sinergi berbagai pihak. Pemuda Katolik, kata Gusma, siap bekerja sama dengan pemerintah daerah, DPRD, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat sipil demi memperkuat suara kolektif.
“Perbatasan harus menjadi beranda depan Indonesia, bukan halaman belakang yang dilupakan,” tandas Stefanus Gusma.
Rakerda Komda Pemuda Katolik Kaltara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, mulai dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Dispora, Kadis ESDM, Wakil Bupati Nunukan, Ketua KNPI Kaltara, hingga tokoh masyarakat.
Forum ini dipandang sebagai momentum strategis untuk mengonsolidasikan kekuatan dalam mendorong percepatan DOB Kabudaya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
