Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 September 2025 | 16.40 WIB

Gunung Semeru Erupsi Lagi, Petugas Pemantau di Lumajang Laporkan Tinggi Letusan Capai 300 Meter dari Atas Puncak

Penampakan erupsi Gunung Semeru pada Jumat (12/9/2025) pagi. (PVMBG) - Image

Penampakan erupsi Gunung Semeru pada Jumat (12/9/2025) pagi. (PVMBG)

JawaPos.com  Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang sempat mencapai 300 meter dari puncak pada Jumat (12/9).

Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut sempat mengalami tiga kali erupsi di puncak Mahameru.

Dikutip dari situs MAGMA Indonesia, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian memberikan laporan tertulis terkait erupsi yang diterima di Lumajang.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Jumat, 12 September 2025, pukul 08.12 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 300 meter di atas puncak,” kata Mukdas.

Mukdas menerangkan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 145 detik.

Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi pertama dan kedua masing-masing pada pukul 00.29 WIB dan 05.26 WIB dengan visual kolom letusan tidak teramati.

Liswanto yang waktu itu bertugas mengatakan bahwa saat laporan tersebut dibuat, erupsi Gunung Semeru masih berlangsung.

Berdasarkan keterangan dari aplikasi MAGMA Indonesia pada Jumat (12/9), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.

Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.

“Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujar Mukdas.

PVMBG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Selain itu masyarakat juga perlu waspada terhadap potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore