Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 7 September 2025 | 18.19 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Petugas di Lumajang Laporkan Tinggi Letusan Sempat Menyentuh 500 Meter di Atas Puncak

Foto erupsi Gunung Semeru pada Minggu (7/9) pagi (HO-PVMBG) - Image

Foto erupsi Gunung Semeru pada Minggu (7/9) pagi (HO-PVMBG)

JawaPos.com – Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang sempet mencapai 500 meter pada Minggu (7/9).

Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut sempat mengalami dua kali erupsi di atas puncak (Mahameru).

Dikutip dari situs MAGMA Indonesia, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Mukdas Sofian memberikan laporan tertulis terkait erupsi yang diterima di Lumajang.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Minggu, 7 September 2025, pukul 07.21 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak,” kata Mukdas.

Mukdas menambahkan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik.

Yadi Yuliandi yang sebelumnya digantikan oleh Mukdas melaporkan bahwa Gunung Semeru mengalami erupsi pertama pada pukul 04.51 WIB.

Tinggi kolom letusan Gunung Semeru pada erupsi pertama teramati kurang lebih 500 meter di atas puncak.

Ia menambahkan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 129 detik.

Berdasarkan keterangan dari aplikasi MAGMA Indonesia pada Minggu (7/9), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.

Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.

“Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” ujar Mukdas.

PVMBG juga meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore