
Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Fajriyah Usman berbagi perspektif dengan anak muda di daerah mengenai peran dalam pertumbuhan ekonomi. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemandirian bangsa di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah atau kekuatan industri besar, tetapi juga oleh sejauh mana generasi muda mampu mengambil peran aktif dalam perubahan sosial, lingkungan, hingga ekonomi.
Isu inilah yang mengemuka dalam Muda Sukses Roadshow Medan 2025, yang digelar di Universitas HKBP Nommensen, Medan, Sabtu (30/8) yang juga didukung oleh Perusahaan Gas Negara (PGN).
Acara yang dihadiri lebih dari 1.200 peserta muda ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari pemberdayaan UMKM, literasi keuangan, hingga kepemimpinan. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya langkah konkret anak muda dalam menciptakan dampak, meski berawal dari hal kecil.
Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Fajriyah Usman, menekankan bahwa kontribusi generasi muda tidak selalu berbentuk proyek besar.
“Dampak bisa lahir dari hal sederhana yang dilakukan konsisten. Kedisiplinan, integritas, hingga kepekaan pada lingkungan sekitar adalah fondasi kepemimpinan,” ujar dia melalui keterangannya.
Fajriyah mengingatkan, kepemimpinan tidak hanya soal menduduki posisi strategis, melainkan bagaimana seseorang mampu memberi teladan. Ia mengutip prinsip dalam buku Leaders Challenge: seorang pemimpin sejati harus mampu menunjukkan jalan, memahami jalan, dan menjalani jalan tersebut.
“Pemimpin yang baik harus walk the talk. Konsistensi itulah yang menginspirasi orang lain,” tambahnya.
Pesan tentang kepemimpinan anak muda ini menjadi penting di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang berupaya memperkuat sektor UMKM, meningkatkan literasi keuangan, dan membangun kemandirian energi.
Kehadiran generasi muda dengan ide segar dan semangat kolaboratif dipandang krusial agar agenda-agenda pembangunan tersebut tidak hanya berhenti di tataran wacana.
Selain Fajriyah, acara juga menghadirkan tokoh-tokoh lain, seperti Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PMK, Leontinus Alpha Edison, Rektor Universitas HKBP Nommensen, Richard A. M. Napitupulu, Founder & CEO Young on Top, Billy Boen, hingga Puteri Indonesia Sumatera Utara 2022, Sarah Pia Desideria Pandjaitan.
Mereka berbagi perspektif soal bagaimana anak muda bisa mengambil peran sejak dini dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Sebelumnya, tujuh seminar online digelar dan diikuti mahasiswa dari berbagai daerah. Dari sana, 20 peserta terpilih memperoleh kesempatan hadir di Young on Top National Conference 15 di Jakarta sekaligus menerima beasiswa pendidikan.
Kolaborasi seperti ini dianggap dapat membuka akses lebih luas bagi generasi muda untuk mengasah kepemimpinan, membangun jejaring, dan melatih keberanian mengambil keputusan.
“Dengan motivasi, refleksi diri, dan konsistensi dalam hal-hal sederhana, anak muda Indonesia bisa tumbuh menjadi pemimpin yang berdampak bagi masyarakat,” tegas Fajriyah.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
