Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 00.57 WIB

Jamin Krisis BBM Tak Ganggu Stok Sembako di Jember, Gubernur Jatim Khofifah: Distribusi Bahan Pokok Aman

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Stok bahan pokok di Pasar Tanjung, Jember, Kamis (31/7). Ia memastikan distribusi bahan pokok di jember aman di tengah krisis BBM. (Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Stok bahan pokok di Pasar Tanjung, Jember, Kamis (31/7). Ia memastikan distribusi bahan pokok di jember aman di tengah krisis BBM. (Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Di tengah krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda wilayah Jember imbas penutupan Jalur Gumitir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan distribusi bahan pokok aman.

Hal ini disampaikan Khofifah usai meninjau harga bahan pokok di Pasar Tanjung Jl. Samanhudi, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, Kabupaten Jember pada Kamis, (31/7). 

"Rata-rata harganya normal dan tidak ada lonjakan signifikan. Yang terpenting adalah harus terus dipantau bagaimana sirkulasi logistik terpengaruh atau tidak, sehingga dapat dicarikan solusinya," ujar Khofifah. 

Meski demikian, Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU tersebut tak menampik bahwa ada beberapa komoditi yang memerlukan perhatian khusus, seperti beras medium, Minyakita, dan gula pasir. 

Khofifah memastikan Pemprov Jawa Timur (Jatim) akan berkoordinasi intensif dengan Bulog dan Pemkab Jember untuk terus mengawal suplai dan proses distribusinya. 

Utamanya untuk beras medium, di mana terpantau suplainya masih belum maksimal di Pasar Tanjung Jember. Dari pengamatan Khofifah, pasokan beras premium lebih banyak daripada beras medium.

"Bersama Bulog, kita ingin memastikan sirkulasi (beras medium) dan distribusi utamanya untuk beras SPHP bisa disuplai lebih maksimal dan lebih lancar. Kontinuitasnya yang harus dipastikan," tambahnya.

Khofifah kembali mengajak seluruh masyarakat Jember dan Jawa Timur pada umumnya, untuk mengawal dan menyukseskan proses penyediaan atau distribusi logistik bagi berbagai komoditas pokok. 

"Apa yang menjadi kebutuhan pangan masyarakat harus terjaga di saat terjadi kelangkaan BBM. Alhamdulillah hari ini suplai BBM kembali normal sehingga semua sektor diharapkan normal semua," jelas Khofifah. 

Terkait ketersediaan BBM, Khofifah juga meminta masyarakat untuk tidak khawatir dan panic buying. Sebab, Pertamina dan pemerintah bergerak cepat untuk memenuhi kebutuhan BBM warga Jember. 

"Per Rabu (30/7) kemarin ketersediaan BBM di Kabupaten Jember telah melebihi kapasitas yang dibutuhkan. Dari kebutuhan normal 900 Kiloliter, telah tersedia 1.300 Kiloliter. Ini semua harus dijaga dan masyarakat harus berikhtiar bersama," imbuh Khofifah. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore