
Azka Nurfadhillah, 28, sempat menyewa sepeda motor sebelum akhirnya menghilang saat tengah berkemah atau camping di Pantai Siung, Gunungkidul, DIY Yogyakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Pencarian terhadap Azka Nurfadillah, 28, wisatawan asal Jakarta Timur yang hilang di kawasan Pantai Siung, Gunungkidul, resmi dihentikan pada Rabu (30/7). Meski operasi pencarian sudah berjalan selama tiga hari, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan Azka.
Dikutip dari Radar Jogja (JawaPos Group), Koordinator Wilayah Operasi I, Sunu Handoko, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi tiga unit pencari (SRU) di darat.
Tim SRU 1 menyisir dari sisi timur Watu Togok hingga barat Pantai Siung dan Song Libek menggunakan drone. Radius pencarian mencapai satu kilometer dari Pos SAR Gabungan, namun hasilnya masih nihil.
Sementara SRU 2 dan SRU 3 menjelajahi area tebing sejauh dua kilometer ke barat dan satu kilometer ke timur. Sayangnya, cuaca ekstrem dengan hujan deras dan medan licin menyulitkan pencarian. Tak satu pun jejak korban ditemukan.
Gelombang tinggi dan angin kencang memaksa tim untuk tidak menurunkan alat utama laut seperti jet ski dan perahu selama tiga hari terakhir.
“Operasi pencarian telah dilaksanakan sesuai SOP. Hingga hari terakhir, korban belum ditemukan,” ujar Sunu, Rabu (30/7).
Dia pun mengingatkan wisatawan untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca, terutama di wilayah pantai selatan DIY yang rawan ombak besar.
Terakhir Terlihat Saat Berkemah
Azka terakhir terlihat pada Minggu pagi (27/7) saat sedang berkemah di kawasan Pantai Siung. Laporan kehilangan diterima pukul 10.30 WIB oleh tim SAR, yang kemudian langsung mengerahkan personel pencari.
Surat Terbuka Penuh Haru dari Sang Kakak
Meski pencarian resmi dihentikan, harapan keluarga belum pupus. Kakak kandung Azka, Wilda, menulis surat terbuka penuh haru kepada publik.
"Please find Azka di Pantai Siung Gunungkidul," ujar Wilda, Selasa (29/7).
Wilda mengajak para pecinta alam dan relawan untuk turut membantu pencarian. Ia mengungkapkan bahwa Azka telah didiagnosis mengidap skizofrenia ringan sejak Januari 2025. Namun, kondisinya telah berangsur membaik.
“Keadaan Azka membaik dari hari ke hari sampai saat pamit berlibur ke Jogja dengan sangat mendadak,” ungkapnya.
Keluarga juga sempat memantau aktivitas Azka melalui WhatsApp dan email yang terhubung ke tablet milik Azka yang ditinggalkan di rumah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
