Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Juli 2025 | 17.25 WIB

Sekolah Rakyat V Ponorogo Dibuka 1 Agustus, Gubernur Jatim Khofifah: Fasilitasnya Lengkap

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo, yang mulai beroperasi 1 Agustus 2025 mendatang. (Humas Pemprov Jatim) - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo, yang mulai beroperasi 1 Agustus 2025 mendatang. (Humas Pemprov Jatim)

JawaPos.com - Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi V Ponorogo dijadwalkan memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) pada 1 Agustus 2025. Ada tiga jenjang pendidikan yang disediakan, yaitu tingkat SD, SMP, dan SMA.

Menariknya, kesiapan sarana dan prasarana sekolah yang beralamat di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo ini mendapat acungan jempol dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Sekolah Rakyat di Ponorogo ini sangat keren dan luar biasa. Dengan luas mencapai 4,5 hektare, sekolah ini sangat representatif untuk mendukung proses pendidikan," ujar Gubernur Khofifah usai meninjau, Minggu (27/7).

Ia bahkan menyebut Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo sebagai salah satu yang terbaik dan paling lengkap. Mulai dari ruang kelas, asrama, lapangan basket, lapangan voli, hingga jogging track.

“Ini sangat keren dan patut menjadi rujukan bagi Sekolah Rakyat lainnya. Ide besar Presiden Prabowo dalam mencetak generasi unggul telah diterjemahkan sangat baik oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Jawa Timur sudah memiliki 12 Sekolah Rakyat yang beroperasi sejak 14 Juli 2025. Menyusul tahap 1B, 7 sekolah lainnya akan mulai belajar pada 1 Agustus, termasuk Sekolah Rakyat  Terintegrasi V Ponorogo.

Lebih lanjut, Khofifah mengungkapkan pada angkatan pertama ini, Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo memiliki 125 siswa. Rinciannya, 25 siswa SD, 50 siswa SMP, dan 50 siswa SMA.

Gubernur Jatim memastikan 125 siswa yang diterima di Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo ini berasal dari keluarga tidak mampu, serta tercatat dalam Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Saya berharap anak-anak di sini (Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo) merasa nyaman, aman, dan bahagia selama belajar, serta mampu meraih cita-citanya setinggi mungkin," harap Khofifah.

Ia lantas mengajak siswa-siswi Sekolah Rakyat untuk bersungguh-sungguh belajar dan tidak takut bercita-cita. Begitu pula bagi para orang tua, Khofifah berpesan agar senantiasa mendukung anak.

“Kalian punya peluang menjadi tentara, polisi, gubernur, dan profesi lainnya. Di sekolah ini semua bersaudara. Wali asrama, wali asuh, para guru dan peserta didik adalah keluarga besar Sekolah Rakyat Ponorogo," seru Khofifah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi V Ponorogo, Devitri Candrawati menuturkan bahwa revitalisasi sarana dan prasarana sekolah dipastikan rampung sebelum 1 Agustus 2025.

"Termasuk bantuan seperti kasur, tempat tidur serta peralatan kebutuhan sekolah sudah mulai berdatangan," tukas Devi. (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore