
Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara insiden tiga orang tewas saat acara Hiburan Rakyat Garut bagi-bagi makanan di Pendopo Kabupaten Garut. (Feri Purnama/Antara)
JawaPos.com–Sebanyak 10 orang sudah diperiksa kepolisian untuk proses penyelidikan terkait kericuhan acara Hiburan Rakyat Garut, rangkaian pernikahan Wakil Bupati Garut dengan putra dari Gubernur Jawa Barat di Pendopo Kabupaten Garut. Insiden itu menimbulkan tiga korban jiwa.
”Kita sudah memeriksa beberapa orang, kurang lebih 10 orang kita lakukan pemeriksaan,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin seperti dilansir dari Antara di Garut.
Dia menuturkan, Kepolisian Resor Garut maupun dari Polda Jabar sudah melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara insiden pembagian makan gratis bagi masyarakat dalam acara rangkaian pesta pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dengan Maula Akbar anak dari Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.
Tidak hanya mengecek kondisi di lapangan, kata dia, pihaknya juga memeriksa sejumlah orang yang ada kaitannya dalam penyelenggaraan pesta rakyat pernikahan tersebut seperti pihak pengamanan, wedding organizer (WO), Satpol PP, tim kesehatan, dan pihak lainnya.
”Dari semua pihak sudah kita periksa, baik dari pengamanan, WO, Satpol PP, pihak lain yang ada di lokasi tersebut, berikut ambulans, dan tim kesehatan,” ungkap Joko Prihatin.
Dia menyampaikan setelah adanya kejadian kericuhan di Pendopo Garut, Jumat (18/7) siang, pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan mulai dari olah tempat kejadian perkara, dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi. Selanjutnya kasus itu, dilimpahkan penanganannya ke Direktorat Kriminal Umum (Krimum) Polda Jabar untuk menuntaskan proses hukum insiden pembagian makan gratis tersebut.
”Semuanya kita serahkan berikut laporan polisinya, dan semua berkas penyelidikan kita serahkan atau kita limpahkan ke Krimum Polda Jabar,” ungkap Joko Prihatin.
Dia menambahkan pelimpahan tersebut berdasarkan perintah pimpinan Kepala Polda Jabar yang sebelumnya juga datang langsung ke Garut mengecek lokasi kejadian di Pendopo Garut.
”Pemeriksaan selanjutnya dilakukan oleh Polda Jabar, kita juga siap membantu,” kata Joko Prihatin.
Sebelumnya kegiatan rangkaian acara pernikahan Wakil Bupati Garut dengan Maula Akbar diwarnai kericuhan membludaknya warga saat agenda hiburan dan makan gratis di Pendopo dan Alun-Alun Garut, Jumat (18/7) siang. Insiden itu menyebabkan tiga orang tewas yakni satu anggota Polres Garut yakni Bripka Cecep Saeful Bahri, 39, dan dua warga sipil seorang anak usia delapan tahun dan Dewi Jubaeda, 61, warga Garut.
