Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Juli 2025 | 03.12 WIB

Polisi Selidiki Kematian Dosen UNM Makassar

Ilustrasi bunuh diri. (Antara) - Image

Ilustrasi bunuh diri. (Antara)

JawaPos.com–Polsek Rappocini menyelidiki penyebab kematian dosen Universitas Negeri Makassar (UNM) HY yang diduga bunuh diri. Korban ditemukan tergantung di pohon Kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Makassar.

”Betul, korban merupakan dosen UNM. Jenazahnya di RS Bhayangkara (divisum)," kata Kapolsek Rappocini Kompol Ismail seperti dilansir dari Antara di Makassar.

Jenazah korban ditemukan warga telah tergantung di pohon dalam kondisi mengenaskan di kompleks Kampus Poltekkes Kementerian Kesehatan Makassar, Jalan Emmy Saelan, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini.

Atas kejadian itu warga melaporkan ke polisi, dan selanjutnya dilakukan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi korban dengan menurunkan jenazahnya lalu di bawa ke Rumah Sakit Bayangkara. Dari pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban setelah dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit. Dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri.

Dari identifikasi tim Dokpol Polda Sulsel serta Inafis awalnya sempat kesulitan karena korban tidak memiliki tanda pengenal. Namun akhirnya diketahui merupakan dosen UNM, Jurusan Pendidikan Khusus Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Polisi juga menemukan motor dengan nomor polisi DD 6618 FT diduga milik korban di dekat lokasi kejadian berdekatan dengan pohon korban ditemukan tergantung.

”Kami menerima laporan dari warga, ada orang gantung diri. Hasil pemeriksaan murni bunuh diri, tidak ada indikasi penganiayaan. Namun kami tetap menangani kasus ini,” kata Ismail.

Saat ditanyakan apa motif sampai korban mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri, kata Ismail, masih proses pendalaman penyidik dan belum menemukan petunjuk serta masih mengumpulkan keterangan-keterangan.

Kepala Humas UNM Burhanuddin saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban adalah salah satu dosen pengajar di UNM. ”Betul, yang bersangkutan dosen kami. Pihak fakultas sudah menyampaikan ucapan duka,” ucap dia singkat.

Hal senada disampaikan Dekan FIP Prof Abdul Samad. ”Beliau betul dosen kami di Jurusan Pendidikan Khusus,” ungkap dia singkat.

Korban diketahui dosen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK dan merupakan alumni dari Universitas Halu Oleo Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore