Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Juli 2025 | 22.15 WIB

Bukan Jakarta yang Pertama, Indramayu Lebih Dulu Gelar Car Free Night

Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir dalam Car Free Night yang dilaksanakan di sekitar Alun-Alun Indramayu. (Diskominfo Indramayu) - Image

Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir dalam Car Free Night yang dilaksanakan di sekitar Alun-Alun Indramayu. (Diskominfo Indramayu)

JawaPos.com - Bila Pemerintah DKI Jakarta memutuskan menunda pelaksanaan program Car Free Night (CFN), lain hal dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar). Secara resmi, mereka memulai program tersebut pada Jumat (4/7) dan Sabtu (5/7). Berdasar keterangan resmi pada Senin (7/7), Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir secara langsung di sekitar Alun-Alun Indramayu yang menjadi lokasi CFN. 

Orang nomor satu di Indramayu tersebut hadir untuk memastikan program yang dia gulirkan benar-benar berjalan dengan baik. CFN merupakan salah satu gagasan Lucky. Tujuan pelaksanaan program tersebut adalah memberikan ruang bagi masyarakat Indramayu untuk menikmati kota pada malam hari tanpa polusi kendaraan bermotor. Program tersebut dipadukan dengan Car Free Day (CFD) yang berlangsung setiap Minggu. 

”Sengaja saya mencanangkan Car Free Night dan Car Free Day tiga hari berturut-turut dalam seminggu, memberi motivasi masyarakat untuk banyak beraktivitas fisik, berolahraga, bersemangat hidup sehat, membangkitkan ekonomi kerakyatan, UMKM, para pedagang kaki lima, sekaligus memberi ruang pada masyarakat untuk menikmati suasana tanpa mobil dan motor,” terang Lucky. 

Dalam CFN dan CFD di Indramayu, masyarakat disuguhkan aneka hiburan dan jajanan. Seluruhnya melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Itu sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang berniat menjadikan CFN dan CFD sebagai ajang pesta rakyat. Bisa dinikmati oleh masyarakat dari segala kalangan dan latar belakang usia. 

”anak-anak (bisa) berlari-lari tanpa kuatir,” imbuhnya. 

Di antara kegiatan mingguan itu, Pemkab Indramayu juga menghadirkan ajang Indramayu Luruh Bakat. Lewat program tersebut, mereka memberi panggung kepada anak-anak muda untuk tampil dan unjuk kemampuan mereka di bidang seni, musik, tari, dan pertunjukkan panggung lainnya. 

”Indramayu Luruh Bakat semacam ajang pencarian bakat, anak muda Indramayu diberi kesempatan untuk mengekspresikan bakatnya di panggung terbuka, disaksikan secara langsung oleh penonton. Mereka berkompetisi juga untuk mendapatkan peluang menjadi juara bulanan dan akan sampai ke juara tahunan terbaik,” beber Lucky. 

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa program CFN dan CFD dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu bukan cuma untuk menghadirkan jalanan bebas kendaraan dan polisi kendaraan bermotor. Melainkan untuk memastikan perputaran ekonomi rakyat berjalan dengan baik. Khususnya untuk para pengusaha UMKM dan pedagang kecil. 

”Kami menggagas Car Free Night ini bukan untuk mengatasi macet karena memang tidak ada macet di Indramayu, ini adalah upaya untuk meningkatkan perputaran uang, membangkitkan perekonomian, memajukan UMKM, peluang usaha, para pedagang kecil pun senang dapat banyak pembeli yang memang banyak berkumpul mendatangi CFN dan CFD,” imbuhnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore