
Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir dalam Car Free Night yang dilaksanakan di sekitar Alun-Alun Indramayu. (Diskominfo Indramayu)
JawaPos.com - Bila Pemerintah DKI Jakarta memutuskan menunda pelaksanaan program Car Free Night (CFN), lain hal dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat (Jabar). Secara resmi, mereka memulai program tersebut pada Jumat (4/7) dan Sabtu (5/7). Berdasar keterangan resmi pada Senin (7/7), Bupati Indramayu Lucky Hakim hadir secara langsung di sekitar Alun-Alun Indramayu yang menjadi lokasi CFN.
Orang nomor satu di Indramayu tersebut hadir untuk memastikan program yang dia gulirkan benar-benar berjalan dengan baik. CFN merupakan salah satu gagasan Lucky. Tujuan pelaksanaan program tersebut adalah memberikan ruang bagi masyarakat Indramayu untuk menikmati kota pada malam hari tanpa polusi kendaraan bermotor. Program tersebut dipadukan dengan Car Free Day (CFD) yang berlangsung setiap Minggu.
”Sengaja saya mencanangkan Car Free Night dan Car Free Day tiga hari berturut-turut dalam seminggu, memberi motivasi masyarakat untuk banyak beraktivitas fisik, berolahraga, bersemangat hidup sehat, membangkitkan ekonomi kerakyatan, UMKM, para pedagang kaki lima, sekaligus memberi ruang pada masyarakat untuk menikmati suasana tanpa mobil dan motor,” terang Lucky.
Dalam CFN dan CFD di Indramayu, masyarakat disuguhkan aneka hiburan dan jajanan. Seluruhnya melibatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Itu sesuai dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Indramayu yang berniat menjadikan CFN dan CFD sebagai ajang pesta rakyat. Bisa dinikmati oleh masyarakat dari segala kalangan dan latar belakang usia.
”anak-anak (bisa) berlari-lari tanpa kuatir,” imbuhnya.
Di antara kegiatan mingguan itu, Pemkab Indramayu juga menghadirkan ajang Indramayu Luruh Bakat. Lewat program tersebut, mereka memberi panggung kepada anak-anak muda untuk tampil dan unjuk kemampuan mereka di bidang seni, musik, tari, dan pertunjukkan panggung lainnya.
”Indramayu Luruh Bakat semacam ajang pencarian bakat, anak muda Indramayu diberi kesempatan untuk mengekspresikan bakatnya di panggung terbuka, disaksikan secara langsung oleh penonton. Mereka berkompetisi juga untuk mendapatkan peluang menjadi juara bulanan dan akan sampai ke juara tahunan terbaik,” beber Lucky.
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa program CFN dan CFD dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu bukan cuma untuk menghadirkan jalanan bebas kendaraan dan polisi kendaraan bermotor. Melainkan untuk memastikan perputaran ekonomi rakyat berjalan dengan baik. Khususnya untuk para pengusaha UMKM dan pedagang kecil.
”Kami menggagas Car Free Night ini bukan untuk mengatasi macet karena memang tidak ada macet di Indramayu, ini adalah upaya untuk meningkatkan perputaran uang, membangkitkan perekonomian, memajukan UMKM, peluang usaha, para pedagang kecil pun senang dapat banyak pembeli yang memang banyak berkumpul mendatangi CFN dan CFD,” imbuhnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
