
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina usai kejadian perusakan yang dilakukan oleh warga di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (IG @dedimulyadi71)
JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung turun ke lapangan menanggapi insiden perusakan sebuah rumah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina.
Ia memastikan, yang dirusak warga merupakan sebuah rumah, bukan gereja. "Ini ibu korban dari perusakan rumah ya. Bukan gereja, bukan rumah ibadah. Tapi perusakan rumah. Rumah milik siapa bu? Ibu Nina," ujar Dedi Mulyadi dalam video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya, Senin (30/6).
Tak hanya hadir untuk menenangkan situasi, Dedi Mulyadi juga memberikan bantuan kepada pemilik rumah. Ia menyatakan akan mentransfer uang sebesar Rp 100 juta untuk memperbaiki bangunan rumah yang telah dirusak warga.
"Tadi saya sudah nyiapin, hari ini saya transfer Rp 100 juta untuk memperbaiki bangunan yang rusak. Agar ibunya tenang," ungkapnya.
Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dampak psikologis yang dialami korban, khususnya anak-anak. Ia berjanji akan mengirimkan psikiater untuk memberikan pendampingan mental.
"Besok saya kirim psikiater untuk membantu psikologi anak-anak ibu dan ibu sekeluarga sebagai terapinya. Agar ibu tenang kembali," ucapnya.
Meski bertindak cepat dalam membantu korban, Dedi menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian. "Yang berikutnya persoalan perusakannya kita serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Untuk bertindak secara objektif. Dan sehingga masalah ini cepat selesai," katanya.
Dalam dialog dengan warga setempat, Dedi juga berusaha membangun kembali suasana damai dan rukun. Ia bertanya langsung kepada warga mengenai hubungan antar tetangga.
"Ini ibu saya tanya, ini tetangga bukan? Rukun enggak? Rukun," tanya Dedi, yang dijawab oleh warga dengan kata 'rukun'.
Pemilik rumah, Nina, yang turut hadir menyampaikan harapannya agar warga bisa kembali hidup damai. "Mari kita sama-sama bangun kerukunan walaupun kita berbeda. Bhineka Tunggal Ika," ujarnya.
Diketahui, insiden ini jadi perbincangan publik usai video perusakan sebuah rumah yang dijadikan tempat retret pelajar Kristen viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sukabumisatu, terlihat sekelompok warga menyerbu sebuah rumah di Kampung Tangkil RT 04/01. Mereka tampak berkerumun dan merusak berbagai fasilitas di dalam rumah tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
