Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juli 2025 | 00.04 WIB

Masalah Perusakan Rumah Tempat Retret di Cidahu Sukabumi Selesai, Dedi Mulyadi: Saya Transfer 100 Juta Hari ini!

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina usai kejadian perusakan yang dilakukan oleh warga di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (IG @dedimulyadi71) - Image

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina usai kejadian perusakan yang dilakukan oleh warga di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (IG @dedimulyadi71)

JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung turun ke lapangan menanggapi insiden perusakan sebuah rumah di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah Maria Veronica Nina.

Ia memastikan, yang dirusak warga merupakan sebuah rumah, bukan gereja. "Ini ibu korban dari perusakan rumah ya. Bukan gereja, bukan rumah ibadah. Tapi perusakan rumah. Rumah milik siapa bu? Ibu Nina," ujar Dedi Mulyadi dalam video yang ia unggah di akun Instagram pribadinya, Senin (30/6).

Tak hanya hadir untuk menenangkan situasi, Dedi Mulyadi juga memberikan bantuan kepada pemilik rumah. Ia menyatakan akan mentransfer uang sebesar Rp 100 juta untuk memperbaiki bangunan rumah yang telah dirusak warga.

"Tadi saya sudah nyiapin, hari ini saya transfer Rp 100 juta untuk memperbaiki bangunan yang rusak. Agar ibunya tenang," ungkapnya.

Gubernur yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu juga menunjukkan kepeduliannya terhadap dampak psikologis yang dialami korban, khususnya anak-anak. Ia berjanji akan mengirimkan psikiater untuk memberikan pendampingan mental.

"Besok saya kirim psikiater untuk membantu psikologi anak-anak ibu dan ibu sekeluarga sebagai terapinya. Agar ibu tenang kembali," ucapnya.

Meski bertindak cepat dalam membantu korban, Dedi menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian. "Yang berikutnya persoalan perusakannya kita serahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Untuk bertindak secara objektif. Dan sehingga masalah ini cepat selesai," katanya.

Dalam dialog dengan warga setempat, Dedi juga berusaha membangun kembali suasana damai dan rukun. Ia bertanya langsung kepada warga mengenai hubungan antar tetangga.

"Ini ibu saya tanya, ini tetangga bukan? Rukun enggak? Rukun," tanya Dedi, yang dijawab oleh warga dengan kata 'rukun'.

Pemilik rumah, Nina, yang turut hadir menyampaikan harapannya agar warga bisa kembali hidup damai. "Mari kita sama-sama bangun kerukunan walaupun kita berbeda. Bhineka Tunggal Ika," ujarnya.

Diketahui, insiden ini jadi perbincangan publik usai video perusakan sebuah rumah yang dijadikan tempat retret pelajar Kristen viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @sukabumisatu, terlihat sekelompok warga menyerbu sebuah rumah di Kampung Tangkil RT 04/01. Mereka tampak berkerumun dan merusak berbagai fasilitas di dalam rumah tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore