Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Juni 2025 | 22.51 WIB

Viral Rumah Retret Pelajar Kristen di Cidahu Dirusak Warga, Dedi Mulyadi Turun ke Lokasi Lakukan Mediasi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah guna menyikapi kericuhan yang terjadi di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (Instagram @dedimulyadi71) - Image

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui pemilik rumah guna menyikapi kericuhan yang terjadi di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. (Instagram @dedimulyadi71)

JawaPos.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya turun langsung menyikapi kericuhan yang terjadi di Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi. Insiden ini jadi perbincangan publik usai video perusakan sebuah rumah yang dijadikan tempat retret pelajar Kristen viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @sukabumisatu, terlihat sekelompok warga menyerbu sebuah rumah di Kampung Tangkil RT 04/01. Mereka tampak berkerumun dan merusak berbagai fasilitas di dalam rumah tersebut.

Melalui akun instagram pribadinya, Gubernur Dedi Mulyadi membagikan kabar bahwa dirinya tengah bersama pemilik rumah sekaligus saksi mata atas insiden perusakan itu. 

Pria yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi alias KDM itu menyebut, tempat tersebut adalah rumah pribadi yang kerap digunakan untuk kegiatan sosial dan pembinaan keagamaan atau retret

“Jadi gini, intinya bahwa itu adalah rumah, bukan gereja. Nah, rumah itu berada di Desa Tangkil, pasti daerahnya dingin,” jelas Dedi dikutip Senin (30/6).

Menurut Dedi, suasana pedesaan yang tenang di Tangkil kerap menarik teman-teman pemilik rumah yang berasal dari berbagai daerah seperti Minahasa hingga Tangerang. Mereka sering berkumpul di sana untuk mengadakan berbagai kegiatan pembinaan mental, termasuk menyanyi dan aktivitas rohani lainnya.

“Dalam kumpulnya itu, sering ada kegiatan ritual. Iya, Pak Ya? Kan gitu, Pak Ya? Ada ritual itu artinya nyanyi. Pembinaan mental Bapak kan pasti ada lagu-lagu ritual ada nyanyi dan sejenisnya,” kata Dedi.

Dedi juga memastikan dirinya akan ikut serta dalam proses mediasi antara warga dan pemilik rumah, agar permasalahan ini diselesaikan secara adil dan menyeluruh.

“Ya sudah, nanti kita akan bersama-sama menyelesaikan masalah itu secara komprehensif. Dari sisi sosialnya, dari sisi hukumnya. Kedua-duanya harus diselesaikan dengan baik. Dan saya akan mendampingi Bapak ke Sukabumi hari ini,” tegasnya.

KDM menekankan bahwa langkah yang diambil bukan semata bentuk empati, melainkan kewajiban pemerintah untuk menjaga kerukunan warganya.

“Bukan kepedulian, sudah kewajiban. Pemerintah untuk menjaga kerukunan hidup masyarakatnya. Jawa Barat harus tentrem ayem, Pak,” imbuhnya.

Pemilik rumah yang merasa menjadi korban dalam insiden tersebut pun menyampaikan rasa terima kasih atas langkah cepat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi.

“Saya secara pribadi, dan saudara-saudara saya ini, terima kasih atas kepedulian dan atensi daripada Pak Gub kita,” ungkapnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore