Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 16.39 WIB

Usai Tragedi Jatuhnya WN Brasil Juliana Marins saat Pendakian, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Janji Perbaiki Regulasi di Gunung Rinjani

Tim SAR bersiap mengevakuasi jenazah pendaki asal Brasil Juliana De Souza Pereira Marins di Gunung Rinjani NTB. (Basarnas)

 

JawaPos.com - Tragedi jatuhnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani hingga tewas menyita perhatian masyarakat internasional dan menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berjanji untuk memperbaiki sistem keselamatan dan regulasi pendakian di kawasan Gunung Rinjani.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan belasungkawa secara terbuka atas insiden yang merenggut nyawa pendaki asal Negeri Samba tersebut. Ia menyebut, tragedi ini menjadi pukulan berat, terlebih karena terjadi di tanah kelahirannya sendiri.

“Saya Lalu M. Iqbal, Gubernur Nusa Tenggara Barat, tempat asal Gunung Rinjani dan tempat di mana kami kehilangan saudari kami, Juliana Marins. Atas nama pribadi dan masyarakat Nusa Tenggara Barat, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan simpati yang tulus kepada keluarganya selama masa kesedihan yang tak terbayangkan ini. Semoga Anda diberikan kekuatan dan kesejahteraan yang terus berlanjut,” kata Lalu Iqbal dalam unggahan pada media sosial Instagram, Minggu (29/6).

Iqbal mengungkapkan, operasi penyelamatan telah dilakukan secara maksimal, meskipun menghadapi banyak hambatan.

Ia mengungkapkan, berbagai hambatan seperti kabut tebal, hujan, serta medan berpasir membuat upaya evakuasi menjadi sangat berisiko, terutama bagi helikopter yang diturunkan ke lokasi.

“Kami semua sangat terguncang oleh tragedi ini, terutama karena terjadi di tanah air kami. Saya ingin meyakinkan anda bahwa sejak pertama kali kami diberi tahu tentang kecelakaan tersebut, tim penyelamat kami bertindak dengan urgensi dan dedikasi. Namun, terlepas dari upaya luar biasa tim penyelamat kami, operasi kami menghadapi tantangan besar dari kekuatan alam,” ujarnya.

Iqbal juga mengakui, masih adanya kekurangan dalam sistem penanganan darurat di wilayah pegunungan, mulai dari kurangnya personel penyelamat bersertifikat hingga peralatan canggih yang diperlukan untuk misi evakuasi vertikal.

“Kami juga menyadari bahwa infrastruktur keselamatan di sepanjang jalur pendakian Rinjani harus ditingkatkan, karena gunung ini telah berkembang dari tujuan pendakian menjadi objek wisata internasional,” paparnya.

Sebagai langkah konkret, lanjut Lalu Iqbal, pihaknya berkomitmen untuk meninjau ulang secara komprehensif regulasi pendakian dan sistem keamanan di Gunung Rinjani, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kerja sama internasional dalam hal penyelamatan gunung.

“Dengan kesadaran ini, saya berkomitmen penuh sebagai Gubernur untuk memulai tinjauan komprehensif dengan semua pemangku kepentingan di wilayah Rinjani. Ini termasuk menjalin kemitraan dengan para ahli global dalam operasi penyelamatan gunung dan vertikal,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Iqbal menyatakan telah menginstruksikan Pelaksana Harian (Plh) Sekda Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal, untuk menggelar rapat lintas sektor yang secara khusus membahas kesiapsiagaan dan regulasi pendakian di Gunung Rinjani.

Gunung Rinjani yang dikenal dengan keindahan Danau Segara Anak di puncaknya, menjadi salah satu daya tarik utama wisata NTB.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore