
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, dirinya lebih galak (Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel)
JawaPos.com - Program pembinaan karakter siswa nakal di barak militer yang digagas Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuat dirinya kini memiliki beberapa anak asuh. Keputusan tersebut diambil Kang Dedi Mulyadi (KDM) setelah mempertimbangkan beberapa hal.
Salah satunya adalah karena khawatir anak-anak yang sudah menjalani program pembinaan karakter tersebut akan kembali nakal. Beberapa diantaranya mengaku sudah tak punya orang tua, atau tidak betah dirumah karena kerap melihat orang tuanya bertengkar.
Kabar terbaru, anak-anak asuh Dedi Mulyadi kini mulai tinggal di Gedung Lembur Pakuan Jawa Barat. Saat ditanya Dedi Mulyadi, salah satu anak asuhnya bernama Yulika, mengaku berasal dari Bandung.
Kepada Gubernur Jawa Barat tersebut, Yulika mengatakan, dirinya menjalani pendidikan karakter di Jawa Barat karena jarang sekolah dan mengkonsumsi minum serta obat-obatan.
"Apa yang membuat kamu minum dan obat-obatan?" tanya Dedi Mulyadi.
"Sama seperti Nayla, masalah dari keluarga," jawab Yulika.
Saat ditanya Dedi Mulyadi soal orang tua, Yulika mengaku sebagai anak yatim.
"Kemaren, ibunya engga jemput?" tanya Dedi Mulyadi. "Ibu kehalang sama kerjaan. Waktu di Pakuan ada," ungkap Yulika.
Saat ditanya Gubernur Jawa Barat alasan lebih memilih tinggal di Lembur Pakuan, Yulika mengatakan dirinya kerap dimarahi sang ibu.
"Dimarahin terus di rumah," ucap Yulika.
"Daripada di rumah nanti jadi kacau lagi, lebih baik ikut sama Kang Dedi," sebut Dedi Mulyadi.
Yulika menceritakan, sang ibu meminta maaf kepada dirinya karena memperlakukan dengan keras.
"Pas ikut barak, ibu sadar bahwa emang terlalu keras cara didiknya," ujarnya.
"Dedi Mulyadi lebih keras lho," ucap Gubernur Jawa Barat.
"Enggak apa-apa," imbuh Yulika.
"Saya ini keras, tanya sama staf saya. Galak. Kamu betah di Lembur Pakuan?" tanya Dedi Mulyadi.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
