
Bus antar Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Prof Hamka, Bukit Surungan, Kecamatan Padangpanjang Barat. (Istimewa).
JawaPos.com - Nasib tragis dialami oleh penumpang Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan nomor polisi B 7512 FGA. Pada Selasa pagi (6/5) bus tersebut mengalami kecelakaan di Jalan Prof Hamka, Bukit Surungan, Kecamatan Padangpanjang Barat, Kota Padangpanjang. Polisi tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang mengakibatkan 11 dari 34 penumpang tewas.
Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Bus ALS yang membawa puluhan penumpang dengan rute Medan-Bekasi via Padang itu mengalami malfungsi rem. Namun demikian, untuk lebih jelas dan pasti, aparat kepolisian setempat melakukan penyelidikan secara lebih dalam. Hal itu disampaikan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padangpanjang Iptu Jamalluddin.
Dikutip dari pemberitaan Padang Ekspres, polisi sudah mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kecelakaan. Mereka juga telah memeriksa sopir, kernet, dan melakukan tes urine terhadap awak Bus ALS itu. Tidak hanya itu, polisi mendirikan Posko DVI di RSUD Padangpanjang guna membantu identifikasi para korban yang meninggal dunia.
Meski masih dalam proses penyelidikan, polisi menduga penyebab kecelakaan adalah malfungsi rem atau kegagalan sistem pengereman. Sederhananya, Bus ALS itu mengalami rem blong. Namun demikian, investigasi tetap dilakukan secara rinci dan hati-hati. Polisi ingin memastikan penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa belasan korban tersebut.
Data kepolisian setempat menyebut, sebanyak 11 korban meninggal dunia adalah 5 laki-laki dan 6 perempuan, termasuk di antara mereka anak-anak. Sementara 23 penumpang lain yang mengalami luka-luka kini berada di RSUD Padangpanjang dan Rumah Sakit Yarsi Padangpanjang. Demikian pula dengan para sopir dan kernet bus tersebut.
Polisi menyatakan bahwa total ada 3 sopir Bus ALS itu. Yakni Muhammad Seu Sibuan, Zulhanuar, dan Ronal Maunurun. Kemudian 2 kernet bus tersebut terdiri atas Feri Sanan dan Putra Irwandi. Kecelakan yang terjadi pagi hari ini langsung menjadi sorotan masyarakat di Padangpanjang, apalagi ada belasan korban yang tewas di tempat.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
