
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat berdebat dengan remaja soal wisuda sekolah. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terlibat debat panas dengan Aura, anak lulusan SMA yang mengkritik kebijakannya soal larangan wisuda dan perpisahan sekolah. Banyak orang kini membuli Aura usai debat dengan Dedi.
Menurut Dedi, di balik ramainya serangan warganet terhadap anak lulusan SMA yang mengkritik kebijakan larangan acara perpisahan itu karena saat ini banyak orang sedang kesulitan secara ekonomi.
"Terima kasih ya sudah mengkritik saya, makanya saya undang. Saya terima kasih kritiknya," ujar Dedi Mulyadi dalam pernyataannya di YouTube, dikutip Minggu (27/4).
"Cuma kenapa kritiknya menjadi dibully banyak orang? Karena itu tadi, orang lagi susah-susahnya cari duit, nggak mampu bayar wisuda, nggak mampu bayar perpisahan, ini malah teriak-teriak pengen wisuda dan perpisahan diadain lagi," tegasnya.
Mantan Bupati Purwakarta itu mengungkapkan kondisi berat yang tengah dihadapi banyak keluarga di Jawa Barat, terutama terkait dengan biaya pendidikan.
Ia menyebutkan bahwa masih banyak siswa yang menunggak pembayaran baju sekolah, bahkan ijazah mereka tertahan karena masalah keuangan.
"Saya kasih tahu kembali, yang nunggak ijazah di Jawa Barat itu sangat banyak. Total tagihan yang harus dibayar pemerintah provinsi mencapai 1,3 triliun rupiah," kata Dedi.
Ia menegaskan, angka tersebut kini menjadi beban pemerintah dan akan diatur melalui bantuan BPMU.
Lebih jauh, Dedi menjelaskan bahwa dana sebesar 1,3 triliun tersebut seharusnya bisa digunakan untuk membangun infrastruktur penting seperti jalan dan jaringan irigasi di daerah seperti Bekasi.
Namun realitas di lapangan justru memperlihatkan masyarakat yang tetap ingin mengadakan acara perpisahan sekolah, meskipun kondisi ekonomi belum memungkinkan.
Menutup pernyataannya, Dedi kembali mengucapkan rasa terima kasih atas kritik yang diberikan. Ia juga menyebutkan telah membantu anak yang mengkritiknya dengan memberikan bantuan untuk biaya kontrakan.
"Saya bersedia dikritik, dan yang mengkritik saya undang. Yang mengkritik saya bantu juga untuk kontrakan. Gitu ya," pungkasnya.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
