
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur pemuda yang curhat minta bansos. (Instagram @dedimulyadi71)
JawaPos.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegur dengan keras seorang warga yang meminta bantuan sosial (bansos) meski masih muda dan sehat.
Momen itu terjadi saat Dedi mengunjungi Kantor Samsat Bandung Barat untuk meninjau pembayaran pajak kendaraan bermotor yang diunggahnya di channel YouTube-nya, dikutip Kamis (27/3).
Saat berbincang dengan warga, seorang pria yang tampak masih bugar dan muda mengeluhkan bahwa pengajuan bansosnya tak kunjung disetujui.
Mendengar hal itu, Dedi langsung mempertanyakan alasan pria tersebut meminta bantuan meski dalam kondisi sehat.
"Jeung naon sakieu jagjag na menta bansos?" (Buat apa sehat-sehat begini minta bansos?)," ujar Dedi dengan bahasa Sunda yang sebenarnya terkesan kasar.
Pria itu kemudian beralasan bahwa ia sudah berkeluarga dan memiliki anak. Namun, Dedi menilai hal itu bukan alasan untuk mengandalkan bansos, apalagi jika masih memiliki tenaga untuk bekerja.
"Ari sia pantaran sia diberean bansos, jagjag kieu, ngerakeun sia teh." (Orang seperti kamu, sehat, minta bansos, malu-maluin), ucapnya, disambut gelak tawa warga sekitar.
Pria tersebut kemudian mengungkapkan bahwa tetangganya yang lebih muda justru mendapatkan bansos.
Mantan Bupati Purwakarta itu pun kemudian menegaskan bahwa jika seseorang iri dengan penerima bansos, itu sama saja dengan berharap menjadi miskin.
Menurut dia, tanggung jawab pemerintah adalah memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan dan membantu warga yang sakit, bukan memberikan bantuan kepada mereka yang masih mampu bekerja.
"Kalau sudah punya anak, harus bertanggung jawab membesarkan, memberi makan, dan menyekolahkannya," tegas Dedi.
Di akhir percakapan, pria tersebut mengaku ingin mendapatkan bantuan sembako dan BLT. Namun, Dedi menegaskan bahwa semangat yang harus dimiliki bukan meminta bantuan, melainkan berusaha agar bisa membantu orang lain.
hingga berita ini ditulis, video tersebut sudah mendapatkan lebih dari 57 ribu likes dan 3.657 komentar di Instagram. Tak sedikit netizen yang sepakat dengan pernyataan Dedi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
