
Ruang kerja Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa yang disegel KPK. (Annisa Firdausi/Antara)
JawaPos.com–Pejabat Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa dan Sekretaris Daerah Kota Indra Pomi Nasution beserta sejumlah pejabat lain yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi terbang ke Jakarta, Selasa (3/12).
Mereka dibawa ke Bandara Sultan Syarif Kasim II dengan pengawalan ketat. Dua mobil Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru mengawal empat mobil yang membawa rombongan KPK dan pejabat yang tersandung dugaan rasuah ini.
Mereka tiba di VIP Lancang Kuning Bandara SSK II Pekanbaru sekitar pukul 13.35 WIB. Risnandar mengenakan sweater biru kotak-kotak dan menggunakan masker. Dia enggan menjawab pertanyaan wartawan dan hanya melontarkan kata untuk diberi jalan.
”Kasih jalan,” kata dia seperti dilansir dari Antara.
Selain Risnandar, KPK turut membawa Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengenakan jaket abu-abu. Indra Pomi pun tak melontarkan sepatah kata pun kepada awak media.
Terdapat pula dua perempuan mengenakan masker yang dikawal anggota KPK masuk ke dalam ruangan transit VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim II.
Sebelumnya Wakil Ketua KPK Johanis Tanak saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, membenarkan Pj. Wali Kota Pekanbaru Risnandar Mahiwa menjadi salah satu pihak yang terjaring OTT di Pekanbaru, Riau, Senin (2/12) malam.
”Iya benar, penangkapan terhadap Pj. Wali Kota Pekanbaru,” kata Johanis Tanak.
Tanak belum memberikan keterangan soal siapa saja pihak turut terjaring operasi tersebut karena kegiatan penyidikan tersebut masih berlangsung.
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang terjaring operasi tangkap tangan tersebut. Penyidik KPK akan segera mengumumkan status para pihak yang terjaring operasi tersebut dalam waktu 24 jam.
”Tim KPK masih melakukan pemeriksaan selama 1 x 24 jam,” ujar Ghufron.
Komisi Pemberantasan Korupsi menyegel ruang kerja Penjabat Wali Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Risnandar Mahiwa dan beberapa ruang pejabat di Kompleks Perkantoran Tenayan Raya usai KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT).
Berdasarkan pantauan di lokasi, Selasa (3/12), tampak ruang kerja Risnandar Mahiwa dengan pintu putih, disegel KPK bertulis Dalam Pengawasan KPK. Selain ruangan itu, KPK juga menyegel ruangan transit Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution.
Beberapa petugas keamanan berjaga di sekitar kompleks perkantoran dan beberapa pegawai terlihat di bagian informasi dan penjagaan. Sebelumnya Pj Wali Kota, Sekda, dan pejabat lainnya diperiksa di Markas Kepolisian Resor Kota Pekanbaru.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
