
Debat Pilgub Jatim di Convention Hall Grand City Surabaya, Senin (18/11). (Istimewa)
JawaPos.com–Meski telah rampung, panggung debat ketiga Pemilihan Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) masih menjadi perbincangan di masyarakat. Sekedar bertukar pendapat atau memberikan catatan.
Ketua Wahana Lingkungan Hidup Wahyu Eka Setyawan mengaku tidak puas dengan penampilan ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di debat pemungkas.
”Kami menilai ajang pertarungan gagasan ini hanya seremoni. Tidak ada satupun yang serius membahas isu lingkungan hidup, baik ketiga pasangan calon maupun KPU Jawa Timur,” ujar Wahyu kepada JawaPos.com.
Alih-alih menyoal permasalahan lingkungan hidup yang menjadi tema debat ketiga Pilgub, masing-masing paslon justru dinilai abai dan tidak memaparkan solusi atas isu-isu lingkungan yang terjadi di lapangan.
”Menurut kami, apa yang dilakukan paslon lewat janji-janji politik ini lebih berfokus pada pembangunan fisik dan eksploitasi sumber daya alam, tanpa mempertimbangkan persoalan konservasi dan preservasi lingkungan,” tandas Wahyu.
Hal tersebut menunjukkan bahwa adu gagasan dalam panggung debat Pilgub Jatim masih lemah secara perspektif ekologis. Baik dari ketiga kandidat maupun KPU selaku penyelenggara.
Walhi Jatim mencatat tak ada satu pun tema dan sub tema dari debat ketiga Pilgub Jatim, yang memuat prinsip konservasi dan preservasi lingkungan secara mendalam.
”Justru sebaliknya, pendekatan yang diusung lebih kepada eksploitasi sumber daya alam dengan bungkus ramah lingkungan. Ini jelas bertentangan dengan kebutuhan ekologis Jatim,” ujar Wahyu.
Selain ekologi, tata ruang juga mendapat atensi dari Walhi Jatim. Wahyu menekankan bahwa tata ruang seharusnya menjadi pembatas. Melindungi kawasan yang rentan dan bukan sekedar integrasi wilayah.
Sayangnya, Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Jawa Timur justru dinilai Wahyu masih berpihak pada penguasa. Mengizinkan aktivitas pertambangan di kawasan lindung.
”Ini menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah terhadap konservasi lingkungan. Lantas, apakah ada yang membahas ini? Ini sebuah kerisauan yang seharusnya dijawab,” tandas Wahyu.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
