
Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi menghadiri acara Focus Group Discussion (FGD) di Grand Sahid Jaya, pada Selasa (5/11). (Humas Pemprov DKI)
JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Teguh Setyabudi minta agar ASN dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jakarta tidak korupsi. Hal itu ia sampaikan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Grand Sahid Jaya, pada Selasa (5/11).
Pj Gubernur Teguh meminta ASN dan BUMD dapat membangun budaya berintegritas baik di lingkungan kerja maupun keluarga. Sehingga dapat mencegah tindakan korupsi dan mengupayakan tata kelola pemerintahan yang bebas dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
“Komitmen Bapak dan Ibu sangat diperlukan untuk memerangi korupsi di lingkungan kerja dan mengoptimalkan pelayanan publik bagi masyarakat,” ujar Pj Teguh.
Pj Gubernur Teguh juga mendorong perusahaan berplat merah agar mampu menjadi teladan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang mencakup transparansi, kemandirian, akuntabilitas, tanggung jawab, dan kewajaran.
“Upaya ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja BUMD, serta menjadikannya sebagai lembaga yang kredibel, transparan, dan berintegritas,” ucapnya.
Sementara itu, Inspektur Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat mengklaim, pencegahan korupsi di Jakarta sudah membuahkan hasil yang signifikan. Hal itu terlihat dari indeks pencegahan korupsi terintegrasi di DKI Jakarta yang mendapatkan skor tertinggi dari KPK.
Kemudian, hasil penilaian integritas juga mendapat nilai yang cukup bagus yaitu 76, lebih tinggi dibandingkan skor rata-rata nasional sebesar 71.
"Termasuk indeks efektifitas pencegahaan korupsi dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) juga menunjukkan DKI Jakarta mendapat nilai tertinggi secara nasional," katanya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
