
Warga Rempang peringati satu tahun tragedi penggusuran Rempang di Lapangan Sembulang Hulu, Pulau Rempang, Kota Batam, Sabtu (7/9). (Laily Rahmawaty/Antara)
JawaPos.com–Warga Pulau Rempang menggelar Sholat Hajat di Lapangan Sembulang Hulu, Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (7/9) malam. Itu dalam rangkaian memperingati satu tahun tragedi Rempang.
Aksi damai peringatan satu tahun Tragedi Rempang itu mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan TNI. Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Barelang Kompol Zainal Abidin Tamba mengatakan, bersama Polsek Barelang telah menyiapkan pengamanan untuk mengawal aksi warga.
”Ya tentu ada pengamanan, pasti ada kami siapkan,” kata Tamba seperti dilansir dari Antara.
Aksi peringatan satu tahun Tragedi Rempang dimulai pukul 15.30 WIB di Jembatan 4 Barelang. Yakni berupa tabur bunga, doa bersama, serta orasi.
Sebanyak 25 personel Polri dari Polresta Barelang dan Polsek Galang mengawal aksi dengan mengatur arus lalu lintas dan mengarahkan warga tetap tertib saat menyampaikan aspirasi. Aksi kembali berlanjut usai Magrib. Warga menggelar Sholat Hajat, pawai obor, nonton bersama perjuangan masyarakat Rempang, tarian anak-anak Rempang, puisi, dan Gurindam 12.
Warga juga berorasi tentang perjuangan masyarakat Melayu mempertahankan tanah leluhur dari penggusuran.
”Kami tetap berjuang untuk tanah nenek moyang kami, kami tak lagi takut,” kata Nenek Hawa, salah satu perempuan Melayu yang dituakan.
Nenek Hawa mengaku pernah mengalami perihnya gas air mata dan tekanan saat peristiwa kericuhan Rempang setahun lalu. Itu tidak menyurutkan perjuangan menjaga tanah leluhur untuk anak cucu kelak.
”Tak takut kami,” ucap Nenek Hawa.
Alasan dia menolak Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco City karena masyarakat Rempang diminta keluar dari kampung halaman. Warga dipaksa tinggal di tempat relokasi yang belum jelas kepemilikannya. Selain itu, keluar dari kampung halaman berarti juga meninggalkan mata pencariannya sebagai nelayan dan berkebun.
Sehari sebelumnya, warga Rempang juga menggelar tradisi ziarah makam leluhur di Kampung Lubuk Panjang, Rempang Cate.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
