Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2024 | 04.00 WIB

Marak di Jawa Barat, Mengenal Fenomena Bank Emok dan Cara Kerjanya yang Menggiurkan Namun Merugikan Masyarakat

ilustrasi menabung.

JawaPos.com – Istilah bank emok sedang populer di kalangan masyarakat Jawa Barat. Fenomena bank ini sedang ramai diperbincangkan karena aktivitasnya yang lebih banyak merugikan masyarakat.

Bank emok sendiri adalah istilah sistem utang piutang yang dijalankan oleh perorangan maupun lembaga. Aktivitas ini menyasar individu per individu dengan persyaratan mudah dan nyaris tanpa jaminan, namun menerapkan bunga pinjaman yang tinggi.

Dikutip dari Riau Pos, layanan bank emok yang menyasar langsung ke keluarga sudah ada cukup lama di Jawa Barat sehingga istilah bank emok sangat populer di masyarakat tersebut.

Pinjaman bank emok biasanya digunakan untuk modal usaha, namun praktiknya juga digunakan untuk keperluan darurat keluarga lainnya, seperti untuk biaya anak sekolah dan biaya berobat bagi keluarga yang sakit. Biasanya, jasa bank emok digunakan karena terpaksa dan adanya tekanan ekonomi keluarga yang  cukup berat.

Di saat banyak kebutuhan, masyarakat tak pikir panjang menggunakan jasa bank emok yang ada di lingkungannya. Pengguna jasa bank emok biasanya tak memiliki dukungan sosial yang cukup. Dukungan sosial seperti dari keluarga besar dan tetangga juga sangat terbatas. Kondisi tersebut memaksa masyarakat harus meminjam uang di bank emok.

Dengan syarat dan ketentuan yang mudah, membuat bank emok seringkali jadi jalan pintas untuk memperoleh dana darurat yang cepat cair, tanpa menimbang tingginya bunga pinjaman bahkan jika terlambat berakibat pada bunga berbunga.

Praktik rentenir yang terjadi pada bank emok semakin menyulitkan masyarakat yang telanjur terjerat bank emok untuk lepas dari jeratan masalah keuangan yang dapat meluas pada berbagai masalah keluarga yang lebih rumit.

Indriana, nasabah PNM Mekaar dari Depok memberikan pesan untuk kaum ibu yang ingin memulai usaha atau sudah punya usaha agar tidak terjerat pada lilitan bank emok.

“Ibu-ibu yang menjadi andalan ekonomi keluarga harus lebih pintar dalam mengelola usaha dan mendapatkan modal, kalau saya pilih PNM Mekaar” ujar pemilik usaha gorengan ini.

Indriana menerangkan dengan bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar ia mendapatkan modal kerja dan pelatihan usaha. Di samping itu ia juga mendapatkan pasar dengan adanya Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore