Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Mei 2024 | 23.21 WIB

Dua Mobil Hanyut Terseret Banjir Bandang, Satu Tewas dan Empat Penumpang Hilang di Kabupaten OKU

Warga membantu proses evakuasi mobil hanyut terseret banjir bandang, Jumat (24/5). - Image

Warga membantu proses evakuasi mobil hanyut terseret banjir bandang, Jumat (24/5).

JawaPos.com–Dua unit kendaraan roda empat jenis dump truk dan minibus terseret banjir bandang yang melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Kamis (23/5) malam.

Kasi Humas Kapolres OKU Iptu Ibnu Holdon mengatakan, dua mobil jenis dump truk dan minibus yang mengangkut tujuh orang penumpang itu dihantam banjir bandang saat melintas di Jalan Lintas Sumatera, Desa Batang Hari, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten OKU. Berdasar data terakhir dari tujuh orang penumpang minibus, empat orang di antaranya dinyatakan hilang, sedangkan sopir dan kernet selamat.

Satu korban lain ditemukan meninggal dunia, H, 7, warga Kampung Dwikora, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung.

”Dua penumpang mobil dump truk semuanya selamat," ungkap Ibnu Holdon seperti dilansir dari Antara.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya bersama tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU dibantu masyarakat sekitar masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang terbawa arus sungai. Proses pencarian dilakukan menggunakan perahu karet menyusuri sungai dan beberapa titik banjir di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

”Penumpang minibus yang selamat langsung dievakuasi ke Polsek Semidang Aji,” ujar Ibnu Holdon.

Saat ini debit air mulai surut dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Semidang Aji, Kabupaten OKU tetap kondusif pasca banjir.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Muara Enim mengungkapkan, banjir di wilayah Tanjung Enim mulai menyurut. ”Debit air mulai surut di wilayah Tanjung Enim berdasar pantauan kami,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Muara Enim Doris di Muara Enim.

Dia menyebutkan, Tanjung Enim salah satu kawasan yang terdampak banjir sejak Kamis (23/5), sekitar pukul 03.00 WIB. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter hingga dua meter, namun saat ini mulai surut. Pihaknya masih melakukan penanganan sisa banjir dan membantu warga terdampak.

Berbagai upaya evakuasi dilakukan dengan mengerahkan perahu karet dan membantu warga terdampak, serta menyalurkan bantuan dari pihak pemerintah, BUMN, dan BUMD.

Dia menambahkan, banjir di sebagian besar wilayah Muara Enim akibat luapan sungai yang melintas di daerah itu. Tercatat 1.237 rumah terendam banjir.

BPBD menyebutkan data sementara 6.650 orang terdampak banjir, bahkan sebagian dari mereka harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau aman dari bencana itu. Jumlah tersebut kemungkinan bertambah bila intensitas hujan masih tinggi. Mereka tersebar di empat desa di Kecamatan Lawang Kidul, yakni Darmo, Linga, Tegarejo, dan Kelurahan Pasar Tanjung Enim.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore