
Ilustrasi kanker prostat (ANTARA/Pexels/Anna Tarazevich)
JawaPos.com–Humas RSUD Bangil Pasuruan M. Hayat membenarkan jika Subandi telah menjalani operasi di tempatnya. Dia menegaskan, semua tindakan operasi sudah sesuai prosedur medis.
”Semua tindakan yang dilakukan sesuai prosedural, yang diberitakan bahwa tidak ada persetujuan, kita punya rekam medisnya. Nah, ternyata ada persetujuan beliau untuk melakukan tindakan,” kata Hayat.
Dia menambahkan, dalam prosedur tindakan medis, tidak akan melakukan operasi jika tak ada persetujuan dari pasien. Persetujuan saat itu dari keluarga si pasien.
”Persetujuan itu dari anak yang bersangkutan, yang saya lihat seperti itu,” tambah M. Hayat.
Hayat mengungkapkan, pasien Subandi sudah tiga kali menjalani operasi prostat di RSUD Bangil. Tapi, sayang, penyakit itu selalu kambuh. Kemudian, tim dokter mengambil tindakan terakhir dengan mengangkat kedua testis pasien.
”Tiga kali operasi itu selalu kambuh, akhirnya ternyata ada penyakit lain yang mungkin secara medis adalah kanker. Yang ini kalau tidak diambil akan menjalar ke organ vital lain,” ucap M. Hayat.
Setelah operasi terakhir yang dilakukan delapan bulan lalu, pasien dinyatakan sembuh dan tak mengalami keluhan kembali. Masalah muncul ketika Subandi menikah kembali pada tiga bulan lalu.
”Artinya kata dokter, penanganan kita yang terakhir berhasil, cuma permasalahan timbul saat beliau menikah lagi, nah itunya tidak bisa bangun, dan dokter menyampaikan bahwa itu persoalan lain,” papar M. Hayat.
Dokter telah menyarankan agar Subandi melakukan pengobatan medis kembali untuk mengatasi keluhan baru itu.
”Akhirnya beliau pun bersepakat akan menempuh pengobatan lagi terkait dengan permasalahan sekarang,” tandas M. Hayat.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
