
Pemprov Jawa Timur bersama BI selenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk memperluas digitalisasi di Gedung Negara Grahadi pada 7 Mei.
JawaPos.com–Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Bank Indonesia menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) untuk memperluas digitalisasi. Acara digelar di Gedung Negara Grahadi 7 Mei.
Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mendorong pemerintah kabupaten/kota untuk terus mengembangkan inovasi dalam transaksi digital melalui strategi 5 M. Langkah itu merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan indeks Elektronifikasi Transaksi Daerah (ETPD) di seluruh wilayah Jawa Timur.
Adhy Karyono menyoroti lima poin penting dari strategi 5 M tersebut. Pertama, meningkatkan dan mempertahankan indeks ETPD dalam kategori digital. Kedua, memperluas penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di segmen pemerintah daerah di seluruh Jawa Timur.
Selanjutnya, mengoptimalkan penggunaan kanal pembiayaan non tunai, khususnya QR Code Indonesia Standard (QRIS), untuk transaksi pemerintah daerah. Keempat, meningkatkan kualitas layanan dan ekosistem digital melalui pengembangan inovasi Bank Pembangunan Jawa Timur.
”Dan kelima, mendorong edukasi dan literasi keuangan digital masyarakat Jawa Timur,” tutur Adhy.
Adhy Karyono juga memberikan apresiasi kepada dua pemerintah daerah di Jawa Timur. Yakni Kota Blitar dan Kabupaten Ngawi yang telah mencapai indeks ETPD dengan skor 100 persen pada Semester II 2023.
Sementara itu, rata-rata capaian ETPD di seluruh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencapai 95,24 persen pada periode yang sama.
Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk membahas proyeksi ekonomi Indonesia dan Jawa Timur pada 2024. Meskipun ekonomi global masih tertahan karena ketidakpastian, ekonomi nasional hingga triwulan pertama 2024 tetap kuat dengan tingkat inflasi yang terjaga.
”Di Jawa Timur, meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan, terdapat peluang-peluang ekonomi yang mendorong peningkatan kinerja ekonomi daerah,” papar Adhy.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Erwin Gunawan Hutapea menekankan pentingnya komitmen untuk mendorong transformasi digital di daerah melalui program elektronifikasi transaksi pemerintahan daerah (ETPD). Sinergi kolaborasi dan inovasi dari berbagai pihak dianggap sebagai kunci utama untuk menyukseskan digitalisasi ekonomi dan keuangan, yang diharapkan dapat membawa Jawa Timur menuju kemajuan yang berkelanjutan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
