
Ilustrasi Kemarau. BMKG menyebut fenomena cuaca panas yang belakangan terjadi merupakan sesuatu yang wajar.
JawaPos.com–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah secara umum akan memasuki musim kemarau pada Mei.
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Sukasno mengatakan, musim kemarau paling awal akan terjadi pada pertengahan April. Beberapa wilayah yang diperkirakan paling awal memasuki kemarau antara lain Kabupaten Rembang bagian selatan serta sebagian Kabupaten Blora dan Pati.
”Puncak kemarau diperkirakan terjadi antara Juli hingga Agustus 2024,” kata Sukasno.
Menurut dia, panjang musim kemarau tahun ini, pada umumnya antara 4 hingga 5 bulan. Sedangkan paling panjang mencapai 7 bulan.
Sukasno menambahkan, anomali suhu permukaan perairan Indonesia pada April hingga September diprediksi hangat. Monsun Australia diprediksi mulai aktif memasuki wilayah Indonesia pada April.
”Pada masa peralihan musim hujan ke kemarau, masyarakat diimbau untuk mewaspadai cuaca ekstrem,” ujar Sukasno.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
